DetikNews
Selasa 14 November 2017, 14:38 WIB

Menikmati Durian Kucing Ngruwel di Purworejo

Rinto Heksantoro - detikNews
Menikmati Durian Kucing Ngruwel di Purworejo Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Purworejo - Purworejo merupakan salah satu sentra durian di Jawa tengah bagian selatan. Saat ini di Purworejo mulai banjir durian.

Ada banyak pedagang durian yang menjajakan dagangan di sekitar Kota Purworejo. Berbagai sudut jalan di kota hingga pinggir jalan di jalur selatan mulai perbatasan Kulonprogo hingga Kebumen banyak dijumpai pedagang durian. Panen durian Purworejo mulai terlihat sejak 2 bulan terakhir ini.

Beberapa jenis durian yang dibudidayakan di Purworejo diantaranya durian Kucing Ngruwel, Montong, Petruk dan Pithi. Salah satu durian yang enak adalah durian kucing ngruwel atau kucing tiduran posisi menekuk.

Buah durian kucing ngruwel ini dagingnya tebal, berwarna kuning dan tidak lembek. Sedangkan durian pithi adalah durian yang bentuk buahnya kecil. Sedangkan durian jenis montong, petruk hampir semua daerah penghasil durian bentuk dan rasanya hampir sama.
Pasar durian PurworejoPasar durian Purworejo Foto: Rinto Heksantoro/detikcom

Salah satu daerah penghasil durian di Purworejo, di antaranya dari daerah Kaligesing, Bagelen di perbukitan Menoreh. Ratusan pedagang membanjiri setiap sudut kota, mulai dari pinggir jalan, alun-alun, terminal, bahkan warung-warung kecil. Bila anda penggemar durian? Belum lengkap rasa jika belum menikmati durian asli Purworejo yang sudah terkenal kelezatannya hingga luar kota.

Salah satu pedagang durian, Leginem (67), yang sudah berjualan sejak tahun 1972, mengatakan musim panen raya durian di Purworejo biasanya berlangsung selama 6 bulan. Berbagai jenis durian dengan berbagai rasa juga ditawarkan puluhan pedagang lain yang berjajar memadati pasar tiban di sepanjang jalan A. Yani.

"Ini sudah 2 bulan panen, biasanya sampai 6 bulan puncak panen rayanya. Jenisnya macem-macem, mulai durian montong, pithi, petruk, hingga durian kucing ngruwel," kata Leginem kepada detikcom, Selasa (14/11/2017).

Leginem mengatakan harga durian yang ditawarkan mulai dari 5 ribu hingga 30 ribu. Harga tersebut bisa jauh lebih murah jika durian Purworejo tidak dibawa ke luar kota. Biasanya, para petani atau pedagang menjual durian tersebut hingga kota-kota besar seperti ke Semarang, Yogyakarta, Bandung, Jakarta dan kota lain di sekitar Purworejo.

"Harganya mulai dari 5 ribu sampai 30 ribu. Itu bisa lebih murah jika duriannya tidak dijual ke luar kota, jika durian di sini semakin banyak otomatis kan harganya semakin murah," lanjutnya.
Menikmati makan durian PurworejoMenikmati makan durian Purworejo Foto: Rinto Heksantoro/detikcom

Sementara itu, salah satu penggemar buah durian, Juni Ariyanti (26) yang sengaja datang jauh-jauh dari rumahnya hanya sekedar ingin menikmati buah durian yang dijajakan di jalan A. Yani. Selain murah, juga bisa memilih durian mana yang akan diambil. Setelah memilih, durian pun dibelah dan dimakan di tempat.

"Dari kecil udah suka durian mas. Ini memang sengaja kesini, di sini kan murah ini harganya cuma 15 ribu, rasanya juga enak, manis seperti kesukaan saya. Nanti juga ada yang mau bawa pulang sekalian," tuturnya sambil melahap durian dengan nikmatnya.

Penggemar buah durian lain, Didin (37), juga mengatakan hal yang tak jauh beda. Selain harganya murah, ia pun bisa memilih dan makan sepuasnya tanpa harus keluar duit banyak.

"Manis, enak. Bisa makan sepuasnya di sini, kalau di luar kota seperti di Yogya itu harganya bisa sampai 2 kali lipatnya dari harga di sini," ucapnya.

Daerah Purworejo sendiri dari dulu memang sudah terkenal sebagai kawasan penghasil buah durian. Buah berduri dengan bau harum khas yang menyengat dan rasa manis itu dihasilkan dari beberapa kecamatan terutama yang terletak di daerah pegunungan seperti Kecamatan Gebang, Kemiri, Bagelen dan Kaligesing.



(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed