DetikNews
Kamis 16 Agustus 2018, 12:52 WIB

Petugas Medis Turun Tangan Selamatkan Balita Perokok di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Petugas Medis Turun Tangan Selamatkan Balita Perokok di Sukabumi Balita perokok di Sukabumi tidak perlu diterapi (Foto: Syahdan Alamsyah)
Sukabumi - Tim medis dari Puskesmas Cibadak, Kabupaten Sukabumi terus memantau kondisi balita pecandu rokok berusia dua tahun bernisial RF. Sejauh ini tidak perlu langkah terapi untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut.

Hasil pemeriksaan tim medis RF dinyatakan sehat dengan berat badan 11,2 kilogram dan tinggi 89 sentimeter. Kepala Puskesmas Cibadak Maman Surahman menyebut dua hari terakhir RF mulai berhenti merokok.

"Rencananya akan kita terapi, tapi menurut keluarga sudah dua hari ini dia berhenti merokok jadi saya rasa itu (terapi) belum perlu, meskipun begitu dia masih dalam pengawasan kami kita lihat perkembangannya," kata Maman kepada detikcom, Kamis (16/8/2018).

Menurutnya Pemkab Sukabumi concern memperhatikan kondisi kesehatan RF. "Semua langkah akan dilakukan termasuk berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial mempersiapkan segala sesuatunya, apa yang dibutuhkan si anak," ungkap dia.

Maman menjelaskan balita RF adalah anak bungsu dari lima bersaudara (sebelumnya ditulis anak ke empat). Kelahiran anak laki-laki memang diharapkan oleh pasangan suami istri Misbahudin (45) dan Maryati (35).

Begitu RF dilahirkan orang tua menurut Maman memang terlalu memanjakan anak tersebut. Ketika meminta sesuatu, orang tua tidak kuasa untuk menolak dan selalu menuruti kemauan balita tersebut.

"RF ini memang paling diperhatikan oleh keluarganya, jadi kalau mau sesuatu si anak ini akan mengamuk karena kebiasaannya dimanja. Ini juga kita rehab pola kebiasaan orang tua yang seperti ini, kita beri penyuluhan juga kepada orang tua berikut lingkungan si anak ini tinggal," tandas dia.
(sya/mud)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed