DetikNews
Rabu 04 Juli 2018, 14:26 WIB

Menristek dan Kepala Bappenas Terima Penghargaan dari ITB

Mochamad Solehudin - detikNews
Menristek dan Kepala Bappenas Terima Penghargaan dari ITB Menristekdikti Mohamad Nasir di ITB. (Foto: Mochamad Solehudin/detikcom)
Bandung - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro meraih penghargaan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) atas pengabdiannya dalam pembangunan selama ini.

Penghargaan diberikan bertepatan dengan peringatan 98 tahun berdirinya Pendidikan Tinggi Teknik Indonesia (PTTI) di ITB. Ada enam kategori penghargaan yang ditujukan bagi individu atau kelompok, yakni Ganesa Prajamanggala Bakti Adiutama dan Utama, Ganesa Widya Jasa Adiutama dan Utama, Ganesa Wirya Jasa Adiutama dan Utama.

Mohamad Nasir dan Bambang Brodjonegoro sendiri meraih penghargaan Ganesa Prajamanggala Bakti Adiutama. Selain itu ada juga Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf yang juga meraih penghargaan tersebut.

"Penghargaan ini diberikan kepada pejabat pemerintah yang menunjukkan jasa dan pengabdian luar biasa selama menjabat," kata Rektor ITB Kadarsah Suryadi di Kampus ITB, Kota Bandung, Rabu (4/7/2018).

Menristekdikti Mohamad Nasir mengapresiasi penghargaan yang diberikan ITB. Dalam orasi ilmiahnya, Nasir menyampaikan akan terus berupaya agar publikasi ilmiah hasil perguruan tinggi terus meningkat. Saat ini publikasi ilmiah Indonesia relatif sudah jauh lebih baik.

"2017 Indonesia berhasil memproduksi publikasi ilmiah internasionalnya sebanyak 18.500. Tahun ini per awal Juni sebanyak 12.250. Jumlah ini masih kalah dibanding Malaysia. Tapi Singapura sudah di bawah Indonesia. Ini hasil kerja keras para dosen yang berkontribusi besar, termasuk ITB," ujar Nasir.

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan ITB. Menurutnya penghargaan ini menjadi penambah motivasi untuk berkerja lebih baik lagi.

"Ini penghargaan pertama saya dari ITB," kata Bambang.

Dalam kesempatan tersebut, dia berharap, ITB bisa menjadi perguruan tinggi yang mampu menghasilkan sumber daya manusia berkualitas terutama mampu menghasilkan inovasi dan teknologi untuk kemajuan bangsa.

"Kami harapkan ITB bisa menjadi pemimpin ke depan dalam sisi penelitian, pengabdian masyarakat. Dengan begitu harapan kita Indonesia negara maju, bisa tercapai," ucap Bambang.

Selain kedua menteri tersebut, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah pihak lainnya. Penghargaan Ganesa Prajamanggala Bakti Utama diberikan kepada Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan RI, Luky Alfirman, dan Gubernur Maluku periode 1998-2002, Saleh Latuconsina.

Penghargaan Ganesa Widya Jasa Adiutama dkepada Robert D. Van der Hilst, Assoc Prof Paul Jones, Prof. Rolf Gruber, Nyoman Nuarta, Ir. Nanang Untung, IPU, Widya Sawitar, dan PT. Industri Kereta Api. Penghargaan Ganesa Wirya Jasa Adiutama kepada Alex J. Sinaga, Arifin Siregar, Ir. Hari Tjahjono, Ririek Adriansyah, Pia Alisjahbana, Jeffrey Samosir, dr. Boenjamin Setiawan, UPP PT Chevron Pacific Indonesia, dan PT. Kimia Farma Tbk.

Selanjutnya, penghargaan Ganesa Widya Jasa Utama diberikan kepada Nanang Henky Suharto, Kusetiadi Raharjo, Drs. Djadjat Suhardja, Ir. Glen Pardede. Penghargaan Ganesa Wirya Jasa Utama diberikan kepada Darjoto Setyawan, Subakat Hadi, Achmad Zaky, Yayasan Solidarity Forever, IA Teknik Pertambangan ITB Angkatan 1983, dan IA Teknik Lingkungan ITB pengurus periode 2012-2017.
(mso/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed