DetikNews
Selasa 05 Juni 2018, 14:58 WIB

Polisi Tembak Anggota Geng Motor Pembacok 2 Warga Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Polisi Tembak Anggota Geng Motor Pembacok 2 Warga Sukabumi Anggota geng motor, Mesta (duduk), saat dihadirkan dengan pelaku kejahatan lainnya di Mapolres Sukabumi Kota. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi - Tim Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polres Sukabumi Kota menembak seorang pelaku kekerasan berlatar belakang geng motor berinisial PP alias Mesta (23). Pemuda ini tersangka kasus pembacokan dua warga.

Mesta disergap polisi saat berboncengan dengan temannya menggunakan sepeda motor di kawasan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (4/6/2018), sekitar pukul 15.30 WIB. Tersangka sempat berusaha kabur sambil memacu gas kendaraannya. Enggan kehilangan buruannya, anggota Buser beberapa kali memberikan tembakan peringatan ke udara, namun Mesta tak menggubris.

"Kita terpaksa memberi tindakan tegas dan terukur, tembakan peringatan tidak berhasil menghentikan upaya dia untuk melarikan diri akhirnya anggota kita mengarahkan tembakan ke arah kakinya," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo didampingi Kasatreskrim AKP Budi Nuryanto kepada detikcom di ruang kerjanya, Selasa (5/6/2018).


Mesta terjungkal dari atas motor setelah kaki kanannya diterjang timah panas senjata api polisi. Selain Mesta, di lokasi tersebut polisi meringkus AA (18) yang turut terlibat aksi pembacokan.

"Jumlah pelaku semuanya ada 3 orang, satu pelaku lagi berinisial Am masih berstatus DPO," ucap Susatyo.

Polisi Tembak Anggota Geng Motor Pembacok 2 Warga SukabumiKapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo bersama sejumlah pihak memperlihatkan barang bukti senjata tajam dan lainnya. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom).
Polisi menyita barang bukti berupa satu celurit dan cocor bebek (corbek) yang digunakan pelaku melukai korban. "Pelaku pembacokan yaitu Mesta dan Am, sementara AA berperan membawa motor saat kedua temannya melakukan penyerangan. Mereka anggota geng motor Brigez," tutur Susatyo.

Aksi kekerasan para pelaku terjadi pada Minggu (3/6/2018). Informasi pembacokan sempat viral di media sosial Facebook. Meski korban belum membuat laporan, polisi bergerak dan memintai keterangan saksi dan korban.

"Kedua korban kondisinya saat ini sudah pulih dan pulang ke rumahnya. Kasusnya terungkap dan pelaku kita tangkap. Ini adalah bukti kami tidak mentolerir aksi-aksi kekerasan berlatar belakang apapun di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota," tutur Sustyo menegaskan.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed