DetikNews
Sabtu 03 Maret 2018, 01:05 WIB

Cabut Laporan, Guru Ngaji di Ciamis: Saya Dianiaya Makhluk Gaib

Dadang Hermansyah - detikNews
Cabut Laporan, Guru Ngaji di Ciamis: Saya Dianiaya Makhluk Gaib Rian Riana (29) memperlihatkan surat pernyataan. (Foto: Dadang Hermansyah/detikcom)
Ciamis - Rian Riana (28) yang sempat mengaku menjadi korban penganiayaan orang misterius siap mencabut laporan polisi. Guru ngaji di Ciamis ini secara mengejutkan menyimpulkan pelaku yang menganiayanya bukan manusia, tapi makhluk gaib.

Pria tersebut mengungkapkannya di Kantor Desa Darmacaang, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (2/3/2018). Dia menyampaikan klarifikasi berkaitan hal tersebut.

"Saya simpulkan penganiayaan yang terjadi terhadap saya dilakukan makhluk gaib," kata Rian didampingi Kepala Desa Ii Suherli dan rekan-rekannya.



Ia menjelaskan kejadian penganiayaan menimpanya berlangsung pada Senin (26/2) malam, sekitar pukul 20.15 WIB. Waktu itu Rian mengaku baru keluar dari Masjid Nurul Iman.

Selagi perjalanan pulang, Rian menyebut ada sosok menyerangnya. Kabar tersebut membuat geger warga setempat.

"Saya merasa disetrum, diseret, dipukuli dan merasa keluar darah," begitu surat pernyataan yang disampaikan Rian.

Lalu pada Selasa (27/2), Rian dibawa ke RSUD Ciamis. Berdasarkan hasil visum dokter menyatakan Rian sehat dan tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan.

Cabut Laporan, Guru Ngaji di Ciamis: Saya Dianiaya Makhluk GaibSurat pernyataan Rian Riana yang mengaku dianiaya makhluk gaib. (Foto: Dadang Hermansyah)
Klarifikasi dibeberkan Rian ini tak lain karena ada keresahan di masyarakat. Khawatir mengganggu kondusifitas dan guna mencegah salah sasaran.

Dia menegaskan segera mencabut laporan yang dibuatnya di Polres Ciamis.

"Saya akan mencabut laporan polisi," ujar Rian.


Kepala Desa Darmacaang Ii Suherli menjelaskan peristiwa yang terjadi menimpa Rian beberapa waktu lalu banyak praduga-praduga. Adanya klarifikasi langsung oleh Rian untuk memperjelas dan menghindari praduga.

"Apabila masyarakat merasa terganggu dan resah mohon maaf sekali, itu bukan disengaja tetapi kenyataannya seperti itu. Mudah-mudahan situasi menjadi tenang semuanya," ucap Ii.

Dir Reskrimum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana membenarkan klarifikasi diungkapkan Rian.

"Bersangkutan mengaku dianiaya diduga bukan dilakukan oleh manusia, tapi diduga dilakukan oleh makhluk gaib," kata Umar via pesan singkat.


(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed