DetikNews
Rabu 06 Desember 2017, 16:28 WIB

Ngeri! Limbah Alat Medis Menumpuk di Bantaran Sungai Cirebon

Sudirman Wamad - detikNews
Ngeri! Limbah Alat Medis Menumpuk di Bantaran Sungai Cirebon Limbah medis di cirebon/Foto: Sudirman Wamad
Cirebon - Mengerikan, di tempat pembuangan sementara (TPS) liar yang berada di Desa Panguragan Wetan, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menumpuk limbah medis.

Limbah medis tersebut di antaranya, jarum suntik, infusan, botol bekas pemakaian vaksinisasi dan labu darah tercecer. Sejumlah tabung yang berisi darah pun tercecer begitu saja. Sebagian limbah terlihat sudah ada yang terbakar.
Limbah medis tersebut di antaranya, jarum suntik, infusan, botol bekas pemakaian vaksinisasi dan labu darahLimbah medis tersebut di antaranya, jarum suntik, infusan, botol bekas pemakaian vaksinisasi dan labu darah Foto: Sudirman Wamad


Ternyata limbah medis itu tak hanya berasal dari Cirebon. Berdasarkan pantuan detikcom, di TPS liar itu terdapat sejumlah bungkus plastik yang berisikan obat dan alat kesehatan yang berasal dari rumah sakit dan laboratorium medis. Seperti RS Mitra Husada Pringsewu Lampung, RSUD Fatmawati, Instalasi Farmasi RSKD Duren Sawit Jakarta Timur, dan Instalasi Farmasi Singaparna Medika Citrautama (SMC) Kabupaten Tasikmalaya.
Ketua Sanggar Lingkungan Hidup Cirebon, Cecep Supriyatna mengatakan, pembuangan limbah medis yang tak sesuai aturan itu sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

"Tahun berapanya kurang tahu persis. Tapi ini sudah lama. Dan, baru kali ini tumpukan limbah medis dibuang sembarangan sebanyak ini," kata Cecep saat ditemui detikcom di lokasi TPS liar Desa Panguragan Wetan, Rabu (6/12/2017).

Parahnya lagi, sambung Cecep, TPS liar tersebut berada persis di bantaran sungai. Akibatnya resiko penyebaran penyakit dari limbah medis tersebut semakin tinggi.

"Kalau air sampah bisa ke sungai, terus terkirim ke mana-mana kalau airnya lagi naik. Ini kan sangat bahaya sekali, apalagi kalau terkontaminasi ke manusia," tutur Cecep.
Berdasarkan pantuan detikcom, di TPS liar itu terdapat sejumlah bungkus plastik yang berisikan obat dan alat kesehatan yang berasal dari rumah sakit dan laboratorium medis. Seperti RS Mitra Husada Pringsewu Lampung, RSUD Fatmawati, Instalasi Farmasi RSKD Duren Sawit Jakarta Timur, dan Instalasi Farmasi Singaparna Medika Citrautama (SMC) Kabupaten Tasikmalaya. Berdasarkan pantuan detikcom, di TPS liar itu terdapat sejumlah bungkus plastik yang berisikan obat dan alat kesehatan yang berasal dari rumah sakit dan laboratorium medis. Seperti RS Mitra Husada Pringsewu Lampung, RSUD Fatmawati, Instalasi Farmasi RSKD Duren Sawit Jakarta Timur, dan Instalasi Farmasi Singaparna Medika Citrautama (SMC) Kabupaten Tasikmalaya. Foto: Sudirman Wamad

Cecep juga menunjukkan beberapa bungkus plastik bekas pengobatan HIV, hepatatis, dan lainnya. Menurutnya pengelolaan limbah medis memiliki aturan tersendiri, salah satunya dengan insenerator. Menurut Cecep biasanya rumah sakit memiliki pihak ketiga yang mengelola limbah B3.

Pihaknya juga mengaku sudah melaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cirebon dan Jawa Barat untuk menyikapi persoalan tersebut. "Kita tidak mau menuduh pihak tertentu, kita hanya menginginkan DLH Jawa Barat bisa menginvestigasi langsung soal ini," ucapnya.


(avi/avi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed