DetikNews
Kamis 14 September 2017, 13:38 WIB

Puluhan Orang Hapus Tato dan Berhijrah Massal di Bandung

Tri Ispranoto - detikNews
Puluhan Orang Hapus Tato dan Berhijrah Massal di Bandung Penghapusan Tato Gratis (Foto: Tri Ispranoto)
Bandung - Bagi sebagian orang memiliki tato adalah sebuah gengsi dalam sebuah pergaulan. Tapi tak sedikit dari para pemilik tato yang merasa menyesal dan berkeinginan untuk menghapusnya.

Di Bandung, sejumlah komunitas menginisiasi program penghapusan tato secara cuma-cuma. Peserta cukup mendaftar dan memiliki niat menghapus tato untuk kepentingan agama dan mau ikut berhijrah ke arah yang lebih baik.
Hapus Tato Gratis Bareng Komunitas HijrahJemaah ada yang perempuan ada yang laki-laki (Foto: Tri Ispranoto)

Kegiatan yang digelar oleh Gerak Bareng Community, Punk Muslim dan Komunitas Dakwah dan Sosial (Kodas) itu sudah yang kedua kalinya digelar di Kota Bandung. Untuk kegiatan kedua ini digelar di Cafe Yellow Black, Jalan Cikutra, Kota Bandung, Kamis (14/9/2017).

"Tujuan awal kegiatan ini untuk menampung jemaah yang berkeinginan untuk berhijrah," ujar Ketua Kodas Riyo Helmi saat berbincang dengan detikcom.

Menurut Riyo banyak dari umat muslim yang ingin berhijrah ke arah lebih baik namun terkendala oleh tato yang dimilikinya. Contohnya saat seorang berwudu dan salat tak jarang mendapat cibiran ketika tatonya terlihat.

"Upaya inilah yang kita lakukan agar mereka bisa berhijrah secara utuh," ucapnya.

Selama mengikuti proses penghapusan tato itu, seseorang harus mendaftar dan mau mengikuti kegiatan agama yang digelar oleh penyelenggara. Terlebih waktu yang dibutuhkan untuk menghapus tato cukup panjang yakni empat hingga delapan kali proses perawatan.

Sementara karena banyaknya peminat dan terbatasnya alat maka proses penghapusan tidak terjadwal rutin. "Kita mesin hanya ada dua dan itu keliling Bandung, Jakarta, Jogjakarta, Surabaya bahkan Bali. Jadi selama tunggu treatment berikutnya kita ada pembinaan dan kegiatan dakwah lainnya," ujar Riyo.
Hapus Tato Gratis Bareng Komunitas HijrahMenunggu giliran Foto: Tri Ispranoto

Sejak pertama kali digelar yakni 12 Agustus 2017 lalu jumlah yang mendaftar cukup banyak sehingga terpaksa dibatasi 40 jemaah. Ada jemaah laki-laki, ada juga jemaah perempuan. Sementara dari kegiatan kedua ini dari 40 jamaah yang mengikuti proses perawatan pertama kini bertambah dengan pendaftar baru.

"Kegiatan pertama perempuannya ada tujuh orang," kata Riyo.

Dari pantauan detikcom di lokasi, kegiatan dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Setiap peserta datang harus kembali mengisi formulir pendaftaran dan menunggu giliran. Rata-rata setiap satu orang akan menjalani proses penghapusan tato menggunakan metode laser selama 30 menit hingga satu jam.

[Gambas:Video 20detik]


(avi/avi)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed