DetikNews
Sabtu 21 April 2018, 21:59 WIB

Pilgub Jatim 2018

Emil Resmikan Rumah Milenial di Ponorogo, Ini Tawaran Programnya

Charolin Pebrianti - detikNews
Emil Resmikan Rumah Milenial di Ponorogo, Ini Tawaran Programnya Emil potong tumpeng sebagai tanda peresmian Rumah Milenial di Ponorogo. (Foto: Charolin Pebrianti/detikcom)
Ponorogo - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, atau yang lebih akrab dipanggil Emil mengunjungi Ponorogo. Dia bicara soal generasi milenial dan tawaran program.

Emil hadir bersama rombongan di Rumah Milineal Jl Cempaka, Ponorogo, Sabtu (21/4/2018). Di sana dia disambut kader Golkar dan puluhan anak muda. Sebagai tanda peresmian, Emil memotong tumpeng.

Menurut Emil, generasi milenial saat ini tidak membutuhkan pertemuan kampanye yang hanya senang-senang dengan mendatangkan artis ibu kota melainkan butuh lapangan kerja.


"Para generasi milenial ini galau masalah pekerjaan, galau masalah jodoh. Kalau masalah jodoh saya tidak bisa bantu ya, tapi kalau masalah kerjaan ini yang jadi fokus utama program kami," tutur Emil saat ditemui di rumah pemenangan, Jalan Cempaka, Ponorogo, Sabtu (21/4/2018).

Emil menambahkan banyak lulusan S1 yang kini masih menganggur, bingung mencari pekerjaan. "Di Trenggalek kami bikin milenial job center, untuk Jatim nanti kami akan kreasikan milenial job center ini," terang dia.

Emil Resmikan Rumah Milenial di Ponorogo, Ini Tawaran ProgramnyaFoto: Charolin Pebrianti/detikcom
Bagi Emil, ada program yang bisa dikembangkan dengan memaksimalkan lulusan SMK bidang industri maritim, industri teknologi pangan, industri pariwisata, industri digital dan industri medis. "Ada beasiswa Praktek Kerja Lapang (PKL) untuk kelima SMK dengan sektor penguatan pendidikan," ujar Emil.


Bupati Trenggalek nonaktif ini mengapresiasi tim pemenangan Khofifah-Emil yang menyediakan rumah milenial yang bisa digunakan sebagai jujugan masyarakat. "Tempat ini bisa menjadi wadah masyarakat dalam menyampaikan aspirasi ataupun menanyakan program kami," tukas Emil.

Emil menyinggung tentang posisi generasi muda. Menurut dia, generasi milenial memiliki ekspektasi tinggi, namun apatis terhadap politik. "Untuk itu saya merasa terpanggil sebagai perwakilan dari generasi milenial untuk memastikan kita tidak terjebak dalam konsep yang sama lagi," pungkasnya


(trw/trw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed