Netanyahu Kunjungi Pasukan Israel di Gaza: Kita Tak Akan Mundur!

Netanyahu Kunjungi Pasukan Israel di Gaza: Kita Tak Akan Mundur!

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 03 Sep 2026 17:06 WIB
PM Israel Benjamin Netanyahu (dok. AFP PHOTO/HANDOUT/GPO)
PM Israel Benjamin Netanyahu (dok. AFP PHOTO/HANDOUT/GPO)
Gaza City -

Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, mengunjungi pasukan Israel di Jalur Gaza pada Rabu (2/9) waktu setempat. Di hadapan tentara Israel, Netanyahu bersumpah tidak akan menarik mundur pasukan, meski ada upaya mediator untuk memajukan rencana perdamaian Gaza yang didukung Amerika Serikat (AS).

Kunjungan tersebut, seperti dilansir AFP, Kamis (3/9/2026), merupakan kunjungan pertama Netanyahu ke Jalur Gaza, yang hancur akibat gempuran Israel, sejak gencatan senjata antara Tel Aviv dan kelompok Hamas diberlakukan pada Oktober 2025.

Netanyahu berbicara kepada pasukan Israel yang bertugas di area bernama Yellow Line, yang memisahkan wilayah Gaza yang ada di bawah kendali Hamas dan wilayah di bawah kendali militer Tel Aviv.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita menguasai area ini. Kita tidak akan mundur. Kita tetap bertahap di garis ini," tegas Netanyahu dalam pernyataannya.

ADVERTISEMENT

"Kita menguasai 60 persen wilayah Jalur Gaza, dan kita tidak akan berhenti, karena kita terus melenyapkan para teroris yang mengancam kita, hari demi hari," ucap PM Israel tersebut.

Israel terus menggempur Jalur Gaza dan pasukan Tel Aviv semakin bergerak masuk, meskipun ada gencatan senjata yang dimediasi AS. Mereka bersikeras harus melenyapkan ancaman dari Hamas.

Seruan internasional untuk segera beralih ke tahap berikutnya dari rencana perdamaian yang diusulkan Presiden AS Donald Trump, tidak menghentikan Israel untuk menargetkan warga Palestina di Jalur Gaza yang mereka sebut sebagai militan.

Netanyahu yang menghadapi pemilu sengit pada Oktober mendatang, bulan lalu menolak usulan untuk melangkah ke tahap berikutnya dari rencana perdamaian tersebut, setelah Hamas menyatakan kesediaan untuk menyerahkan persenjataan.

PM Israel tersebut menegaskan bahwa tidak akan ada penarikan pasukan militer sampai Hamas benar-benar dilucuti senjatanya.

"Kita melakukan segala upaya untuk mencapai tujuan kita -- melucuti senjata Hamas dan melakukan demiliterisasi Gaza. Gaza tidak akan lagi menjadi ancaman bagi Israel," ujar Netanyahu pada Rabu (2/9).

"Masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan -- dan kita akan menyelesaikannya," tandasnya.

Lihat Video 'Netanyahu Klaim Kuasai 60% Wilayah Gaza: Kami Terus Bergerak Maju':

Halaman 2 dari 2
(nvc/idh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini