Korban Tewas Banjir Jepang Jadi 10 Orang, Ribuan Mobil Ditinggalkan di Jalan

Korban Tewas Banjir Jepang Jadi 10 Orang, Ribuan Mobil Ditinggalkan di Jalan

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 18 Agu 2026 21:19 WIB
People walk on a flooded road after torrential rain in Chiba, Chiba Prefecture, Japan, August 14 2026. Kyodo/via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. EDITORIAL USE ONLY. MANDATORY CREDIT. JAPAN OUT. NO COMMERCIAL OR E
Banjir melanda Chiba, Jepang, akibat hujan ekstrem. (via REUTERS/KYODO)
Jakarta -

Korban jiwa karena hujan ekstrem yang memecahkan rekor di Prefektur Chiba, Jepang, bertambah. Bertambahnya satu orang meninggal dunia menjadikan total korban jiwa akibat banjir sebanyak 10 orang.

Dilansir NHK, Selasa (18/8/2026), Pemerintah Kota Chiba melaporkan bahwa sekitar 2.500 kendaraan ditinggalkan setelah terendam air, dan upaya pemindahan kendaraan-kendaraan tersebut sedang dilakukan.

Formasi awan hujan lebat mulai terbentuk di prefektur tersebut pada Kamis (13/8) malam, membawa curah hujan dengan rekor tertinggi. Kota Chiba mencatat curah hujan sekitar tiga kali lipat dari rata-rata curah hujan bulan Agustus hanya dalam waktu setengah hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban jiwa yang baru terkonfirmasi adalah seorang pria berusia 30-an tahun. Pejabat setempat menyatakan ia meninggal akibat keracunan karbon monoksida setelah menggunakan generator di rumahnya di Kota Chiba saat terjadi pemadaman listrik.

ADVERTISEMENT

Pejabat prefektur melaporkan dua rumah hancur total, 11 rumah mengalami kerusakan parah (setengah hancur), dan 29 bangunan mengalami kerusakan sebagian. Banjir telah berdampak pada hampir 1.500 rumah.

Pihak berwenang menyatakan bahwa hingga Minggu (16/8), pukul 13.30 waktu setempat, 101 orang masih berada di tempat penampungan evakuasi yang disediakan oleh pemerintah daerah setempat.

Otoritas Kota Chiba menemukan sekitar 2.500 kendaraan yang ditinggalkan di jalan-jalan yang dikelola kota tersebut pada Sabtu (15/8) hingga Minggu (16/9).

Sekitar 2.000 kendaraan ditinggalkan di bahu jalan, sementara sekitar 500 lainnya menghambat arus lalu lintas. Pejabat setempat menyebutkan bahwa sekitar 300 kendaraan di antaranya telah dipindahkan ke bahu jalan.

Empat hari setelah hujan deras yang memecahkan rekor tersebut, warga di wilayah terdampak terus berupaya membersihkan rumah, memindahkan mobil yang terendam banjir, dan menata kembali kehidupan mereka.

Lihat juga Video dari Udara Banjir Merendam Prefektur Chiba Jepang, 8 Orang Tewas

Halaman 2 dari 2
(rfs/ygs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini