AS Kirim Kapal Induk ke Timur Tengah untuk Gantikan USS Abraham Lincoln

AS Kirim Kapal Induk ke Timur Tengah untuk Gantikan USS Abraham Lincoln

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 14 Agu 2026 11:08 WIB
USS George Washington saat tiba di pelabuhan di Da Nang, Vietnam, pada Juli 2026 (dok. AFP/NHAC NGUYEN)
USS George Washington saat tiba di pelabuhan di Da Nang, Vietnam, pada Juli 2026 (dok. AFP/NHAC NGUYEN)
Washington DC -

Amerika Serikat (AS) telah mengerahkan kapal induk USS George Washington ke perairan Timur Tengah beberapa waktu terakhir. Pengerahan ini dimaksudkan untuk menggantikan kapal induk USS Abraham Lincoln yang telah menjalani misi pengerahan panjang di Timur Tengah, selama perang melawan Iran berkecamuk.

Informasi ini, seperti dilansir Al Arabiya dan Eurasia Business News, Jumat (14/8/2026), terungkap dalam pernyataan terbaru Angkatan Laut AS dan informasi open-source mengenai pergerakan kapal induk AS tersebut.

USS George Washington, yang berbasis di Pasifik, menurut pernyataan Angkatan Laut AS, telah mulai bergerak menuju ke kawasan Timur Tengah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengerahan terbaru ini muncul di tengah laporan mengenai masalah kesehatan mental dan pasokan di USS Abraham Lincoln, yang telah menjalani pengerahan panjang di Timur Tengah dalam rangka mendukung operasi militer AS terhadap Iran, termasuk rekor pelayaran tanpa henti selama lebih dari 250 hari.

Rotasi kapal induk AS ini bertujuan untuk mempertahankan kekuatan Angkatan Laut AS di kawasan tersebut, sekaligus memberikan jeda istirahat kepada para awak USS Abraham Lincoln setelah berbulan-bulan menjalankan operasi dalam perang melawan Iran.

Berdasarkan pernyataan Angkatan Laut AS, USS George Washington telah berangkat dari pelabuhan di Da Nang, Vietnam, pekan lalu. Kapal induk tersebut, dengan didampingi sebuah kapal penjelajah dan kapal perusak. kemudian terlihat berlayar melintasi Selat Singapura.

Seorang pejabat Angkatan Laut AS, yang enggan disebut namanya, mengonfirmasi bahwa USS George Washington berada di Selat Malaka, yang menghubungkan Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.

Posisi ini menempatkan kapal induk AS tersebut pada jalur menuju ke Samudra Hindia.

Laporan media terkemuka AS, Wall Street Journal, sebelumnya melaporkan bahwa USS George Washington akan menggantikan USS Abraham Lincoln.

USS Abraham Lincoln merupakan salah satu dari dua kapal induk AS yang saat ini dikerahkan di Timur Tengah, saat konflik kembali memanas dan di tengah diberlakukannya blokade laut oleh AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di Selat Hormuz.

USS Abraham Lincoln awalnya berangkat dari pangkalan utamanya di San Diego, AS, pada 21 November tahun lalu dan tiba di kawasan tersebut pada Januari tahun ini, menjelang dimulainya operasi militer AS bersama Israel terhadap Iran pada 28 Februari.

Angkatan Laut AS mengakui bahwa konflik melawan Iran telah menciptakan "lingkungan yang sangat diperebutkan, di mana pusat-pusat pasokan tradisional di Timur Tengah terganggu oleh aksi pertempuran". Hal itu kemudian memicu kekurangan pasokan bagi kapal induk AS tersebut.

Angkatan Laut AS mengklaim bahwa para awak kapal induk AS itu kini memiliki akses terhadap air bersih dan "pilihan makanan sehat".

Lihat juga Video: Menhan AS Pete Hegseth Bantah Laporan Kondisi Buruk Awak USS Lincoln

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini