Iran Gempur Yordania, Pangkalan Jet Tempur F-18 AS Jadi Sasaran

Iran Gempur Yordania, Pangkalan Jet Tempur F-18 AS Jadi Sasaran

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 15 Jul 2026 11:26 WIB
Drone Iran (Foto: dok. Sergei Supinsky/AFP)
Drone Iran (Foto: dok. Sergei Supinsky/AFP)
Jakarta -

Militer Iran menyatakan bahwa mereka telah melancarkan gelombang ketujuh serangan drone terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Yordania.

Dalam pernyataan yang dimuat oleh Kantor Berita Tasnim, militer Iran mengatakan bahwa serangan itu menargetkan pangkalan jet tempur F-18, bangunan akomodasi, dan hanggar peralatan besar yang digunakan oleh pasukan AS di Pangkalan Udara Azraq, Yordania. Tidak disebutkan mengenai kerusakan maupun ada tidaknya korban dalam serangan itu.

Dilansir Anadolu Agency, Rabu (15/7/2026), militer Iran mengatakan operasi tersebut merupakan bagian dari kampanye berkelanjutan mereka terhadap pangkalan dan fasilitas militer AS di kawasan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan bahwa serangan terbaru ini dilakukan menyusul enam putaran serangan drone Iran sebelumnya, yang diluncurkan sebagai tanggapan atas pelanggaran gencatan senjata AS dan serangan terhadap wilayah Iran.

Militer Iran berjanji untuk melanjutkan operasi tersebut. Iran menegaskan bahwa setiap serangan terhadap daratan, perairan, atau wilayah udara Iran akan mendapat balasan.

Pengumuman tersebut muncul ketika media Iran melaporkan ledakan baru di setidaknya tujuh lokasi di seluruh negeri, di tengah meningkatnya konfrontasi militer dengan AS.

Sementara itu, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan gelombang serangan lain terhadap Iran. Disebutkan bahwa serangan tersebut bertujuan untuk melemahkan kemampuan Iran untuk menyerang kapal-kapal komersial di Selat Hormuz.

CENTCOM juga mengatakan pasukan AS melanjutkan blokade angkatan laut di pelabuhan dan wilayah pesisir Iran mulai Rabu (15/7) pukul 4 sore ET (2000 GMT).

Ketegangan telah meningkat antara AS dan Iran di Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir. Kedua pihak saling menyerang meskipun ada nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan, yang bertujuan untuk mengakhiri konflik mereka dan mencapai kesepakatan perdamaian yang langgeng.

Lihat juga Video: Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain, Ancam 'Neraka' untuk Amerika

(ita/ita)


Berita Terkait