'Air Mata Palsu', Tudingan Trump ke Pelayat yang Banjiri Pemakaman Khamenei

'Air Mata Palsu', Tudingan Trump ke Pelayat yang Banjiri Pemakaman Khamenei

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 07 Jul 2026 06:01 WIB
A vehicle carrying coffins of Irans late Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei and his family members, makes its way as people attend a funeral procession for Khamenei, who was killed on February 28 in Israeli and U.S. airstrikes, in Tehran, Iran, J
Warga iringi prosesi pemakaman Ali Khamenei. (via REUTERS/Majid Asgaripour)
Jakarta -

Prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei masih berlangsung. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku kaget banyaknya orang yang hadir hingga menyebut 'air mata palsu'.

Proses pemakaman Ali Khamenei berlangsung sejak Sabtu 4 Juli kemarin. Jenazah Khamenei disemayamkan siang dan malam hingga Senin di dalam kompleks Grand Mosalla.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masyarakat umum diberi kesempatan untuk memberikan penghormatan terakhir dalam "seremoni perpisahan". Hari libur diberlakukan selama seremoni pemakaman Khamenei berlangsung. Otoritas Iran memerintahkan kantor-kantor pemerintah dan swasta di area Teheran untuk libur mulai Sabtu (4/7) hingga Senin (6/7).

Setelah seremoni tuntas digelar di Teheran, jenazah Khamenei akan dibawa ke kota-kota suci Syiah di Irak, seperti Najaf dan Karbala, sebelum akhirnya dimakamkan pada 9 Juli mendatang di kompleks Makam Imam Reza di kota Mashhad, yang merupakan tempat kelahiran almarhum.

Kagetnya Trump Sampai Bilang 'Air Mata Palsu'

Trump mengaku 'kaget' dengan begitu banyaknya orang yang hadir di pemakaman Ali Khamenei. Dia mengira mendiang pemimpin revolusi Islam tersebut sangat tidak populer.

"Saya terkejut. Saya pikir orang-orang membencinya," kata Trump kepada media Axios, dilansir Times Now World, Senin (6/7). Dia kemudian menambahkan, "Mungkin itu air mata palsu," ujarnya mengenai para pelayat yang terlihat menangis selama upacara pemakaman.

Trump juga mengklaim Iran sangat ingin melanjutkan negosiasi. "Mereka memohon untuk membuat kesepakatan," katanya.

Dia menambahkan bahwa kedua belah pihak sepakat untuk menunda pembicaraan hingga prosesi pemakaman Khamenei selesai. Trump mengatakan, "Mereka semua ada di sana. Satu tembakan [dan kita bisa menyingkirkan mereka semua], tetapi kita tidak akan melakukan itu karena kemudian kita tidak akan punya siapa pun untuk diajak bernegosiasi."

Trump menyebut tidak ada pihak yang akan melancarkan serangan selama prosesi pemakaman Khamenei.

Iran Tutup Wilayah Udaranya

Iran menutup wilayah udara Teheran sepenuhnya pada Senin (6/7) waktu setempat, sebagai bagian dari rangkaian prosesi pemakaman Ali Khamenei. Penutupan wilayah udara ini berdampak pada aktivitas penerbangan di dua bandara utama Teheran yang disetop sementara.

Laporan kantor berita ISNA, seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (6/7), menyebutkan penerbangan di berbagai wilayah Iran masih berlangsung normal tanpa pembatasan pada Minggu (5/7) waktu setempat.

Namun pada Senin (6/7) waktu setempat, lapor kantor berita ISNA, wilayah udara Teheran akan ditutup total selama prosesi utama untuk pemakaman Khamenei berlangsung.

Berdasarkan jadwal yang diumumkan oleh Organisasi Penerbangan Sipil, penerbangan-penerbangan reguler di dua bandara utama di Teheran, yakni Bandara Internasional Mehrabad dan Bandara Internasional Imam Khomeini, akan dihentikan sementara pada Senin (6/7) waktu setempat.

Penghentian aktivitas penerbangan tersebut akan berlangsung selama seharian penuh, seiring dengan dilaksanakannya seremoni publik di ibu kota Iran tersebut.

Pada Selasa (7/7) waktu setempat, Bandara Mehrabad akan kembali beroperasi secara normal. Namun Bandara Imam Khomeini masih akan ditutup.

Otoritas Iran mengatakan bahwa pada tanggal 9 Juli mendatang, wilayah udara di atas kota Mashhad, Iran bagian timur, akan ditutup sepenuhnya dan operasional Bandara Internasional Shahid Hasheminejad juga akan dihentikan sementara selama seremoni pemakaman tahap akhir digelar.

Penerbangan di wilayah lainnya di Iran akan tetap berlangsung tanpa pembatasan untuk tanggal 7-8 Juli waktu setempat, kecuali di Mashhad pada hari terakhir rangkaian seremoni pemakaman Khamenei.

Halaman 2 dari 3
(idn/rfs)


Berita Terkait