Trump Ulang Tahun, Presiden Israel Berterima Kasih Bantu Perang Lawan Iran

Trump Ulang Tahun, Presiden Israel Berterima Kasih Bantu Perang Lawan Iran

Yulida Medistiara - detikNews
Minggu, 14 Jun 2026 14:08 WIB
Incoming Israeli president Isaac Herzog gestures during a press conference at the presidents residence in Jerusalem, during a handover ceremony, on July 7, 2021. - Isaac Herzog, a veteran of Israels Labor party, was sworn in before parliament today
Presiden Israel, Israel Herzog. (Foto: AFP/EMMANUEL DUNAND)
Jakarta -

Presiden Israel, Israel Herzog, mengucapkan selamat ulang tahun ke Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang hari ini tepat memasuki usia ke-80 tahun. Herzog berterima kasih atas dukungan Trump ke Israel selama perang dengan Iran.

"Rakyat Israel berterima kasih atas kepemimpinan Anda dalam menghadapi kekaisaran kejahatan Iran dan atas komitmen teguh Anda terhadap keamanan Israel," kata Herzog kepada Trump dalam sebuah postingan di X, dilansir Aljazeera, Minggu (14/6/2026).

Dia mengatakan perjalanan luar biasa Trump ke Gedung Putih mewakili luasnya impian Amerika. Herzog mengatakan pihaknya tidak pernah melupakan jasa Trump dalam mengawal pembebasan sandera Israel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami tidak akan pernah melupakan upaya tanpa lelah Anda dalam mengamankan pembebasan sandera tercinta kami," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Ia pun mendoakan Trump untuk memimpin perdamaian dunia dan kawasan timur tengah. Ia juga berharap dapat terus meningkatkan kerja sama dengan AS.

"Semoga Anda memimpin Timur Tengah dan dunia menuju perdamaian dan keamanan dan terus memperkuat kemitraan unik AS-Israel," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan berulang tahun ke-80 pada 14 Juni mendatang. Trump akan melakukan perayaan yang tidak biasa, dengan menggelar pertandingan UFC (Ultimate Fighting Championship) di halaman Gedung Putih.

Sebuah arena raksasa yang disebut "The Claw", seperti dilansir AFP, Jumat (12/6/2026), telah dibangun di South Lawn Gedung Putih, yang akan menjadi lokasi turnamen cage fight, atau pertarungan bela diri di dalam kandang, pada Minggu (14/6) yang menampilkan 14 kontestan UFC.

Para pengkritik mengecam acara yang diberi nama "UFC Freedom 250" itu, yang memiliki hadiah senilai US$ 69 juta dan belum pernah digelar sebelumnya, sebagai tindakan yang tidak peka, saat perang melawan Iran telah memicu lonjakan biaya hidup bagi warga sipil AS.

Tonton juga video "Rudal Israel ke Lebanon-Suriah Ancam Turki, Erdogan: Tak Bisa Dibiarkan"

(yld/idn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini