Militer Israel mengatakan bahwa mereka telah menjatuhkan hukuman penjara kepada dua tentara. Hukuman penjara diberikan setelah salah satu dari mereka difoto sedang meletakkan rokok di mulut patung Bunda Maria di Lebanon selatan.
Dilansir AFP, Selasa (12/5/2026), sebuah gambar yang tersebar luas di internet pekan lalu menunjukkan seorang tentara Israel merangkul patung Bunda Maria sambil memegang rokok di dekat mulutnya.
Menurut militer, insiden itu terjadi beberapa minggu yang lalu di Lebanon selatan dan telah diselidiki oleh komandan di lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada akhir penyelidikan, tentara yang terdokumentasi melakukan tindakan tersebut dijatuhi hukuman 21 hari penjara militer, dan tentara yang merekam insiden tersebut dijatuhi hukuman 14 hari penjara militer," kata militer Israel.
Dalam unggahan terpisah di X, juru bicara militer Israel Letnan Kolonel Ariella Mazor mengatakan: "IDF memandang insiden ini dengan sangat serius dan menekankan bahwa perilaku tentara tersebut sepenuhnya menyimpang dari nilai-nilai yang diharapkan dari personelnya."
Ini bukan pertama kalinya militer Israel dikritik dalam beberapa pekan terakhir terkait perilaku tentaranya seputar patung-patung Kristen di Lebanon selatan.
Pada akhir April, militer mengatakan dua tentara akan menerima hukuman penahanan militer selama 30 hari dan dikeluarkan dari tugas tempur karena penghancuran patung Yesus Kristus di desa Debl, Lebanon selatan.
Dalam insiden itu, sebuah foto dibagikan secara daring yang menunjukkan seorang tentara Israel menggunakan palu godam untuk memukul kepala patung Yesus yang disalibkan.
"IDF menghormati kebebasan beragama dan beribadah, serta tempat-tempat suci dan simbol-simbol keagamaan dari semua agama dan komunitas," kata Mazor.
Militer "tidak memiliki niat untuk merusak infrastruktur sipil, termasuk bangunan keagamaan atau simbol-simbol keagamaan," tambahnya.











































