Perdana dalam 2 Dekade, Rusia Tak Pamerkan Senjata Canggih di Hari Kemenangan

Perdana dalam 2 Dekade, Rusia Tak Pamerkan Senjata Canggih di Hari Kemenangan

Haris Fadhil - detikNews
Minggu, 10 Mei 2026 11:07 WIB
Perdana dalam 2 Dekade, Rusia Tak Pamerkan Senjata Canggih di Hari Kemenangan
Parade militer Rusia digelar lebih kecil di Red Square, Moskow, pada Sabtu (9/5)-(Foto: AFP/IGOR IVANKO)
Moskow -

Rusia menggelar perayaan Hari Kemenangan Perang Dunia II dengan cara tak biasa tahun ini. Rusia tidak menggelar perayaan kali ini tanpa parade peralatan militer seperti yang biasa dilakukan hampir 2 dekade terakhir.

Dilansir BBC dan CNN, Minggu (10/5/2026), parade yang memperingati kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman pada dalam Perang Dunia II itu digelar di Red Square, Moskow, pada Sabtu (9/5). Biasanya, parade ini dilakukan secara besar-besaran dengan pertunjukan peralatan militer berat yang memukau.

Tapi, parade tahun ini terlihat sangat berbeda. Tidak ada tank, peluncur roket, rudal balistik antarbenua dan peralatan militer canggih Rusia yang biasanya dipamerkan Kremlin pada Hari Kemenangan dengan tujuan memproyeksikan kekuatan militer Rusia di panggung internasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski tak ditampilkan di Red Square, beberapa peluncur roket, jet tempur, tank, kapal selam, dan persenjataan lainnya ditampilkan di layar raksasa yang telah dipasang di lokasi. Kremlin tampaknya telah memutuskan tidak memamerkan peralatan militer mereka di depan umum sehingga penampilan lewat video merupakan hal yang dipilih.

Selain itu, jumlah tamu di tribun juga lebih sedikit. Pemimpin dunia yang datang untuk menyaksikan pertunjukan tersebut juga tak sebanyak tahun-tahun sebelumnya.

Parade tersebut diawali atraksi terbang lintas pesawat tempur di atas Kremlin. Tentara kemudian berbaris di depan mausoleum Lenin.

Empat unit parade, termasuk dari Korea Utara, berpartisipasi dalam parade tersebut. Media pemerintah RIA Novosti melaporkan lebih dari 1.000 tentara dari 'operasi militer khusus' ikut serta dalam parade tersebut.

Seperti yang telah dilakukannya pada tahun-tahun sebelumnya, Putin secara langsung menghubungkan invasi skala penuh Rusia ke Ukraina dengan kerugian yang diderita Uni Soviet selama Perang Dunia II. Dia juga mengungkit dukungan NATO terhadap Ukraina.

"Prestasi besar generasi pemenang menginspirasi para prajurit yang menjalankan tugas operasi militer khusus hari ini. Mereka menghadapi kekuatan agresif yang dipersenjatai dan didukung oleh seluruh blok NATO. Namun, para pahlawan kita terus maju," ujar Putin.

Tonton juga video "Jet Tempur Rusia Warnai Parade Victory Day di Moskow"

Halaman 2 dari 2
(haf/imk)


Berita Terkait