Alasan Keamanan, AS Akan Tutup Konsulat di Peshawar Pakistan

Alasan Keamanan, AS Akan Tutup Konsulat di Peshawar Pakistan

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 06 Mei 2026 15:46 WIB
Personel Kepolisian Pakistan berjaga di luar Konsulat AS di Karachi pada Maret 2026 (dok. AFP)
Personel Kepolisian Pakistan berjaga di luar Konsulat AS di Karachi pada Maret 2026 (dok. AFP)
Islamabad -

Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengumumkan akan menutup kantor Konsulat Jenderalnya di Peshawar, Pakistan. Penutupan operasional diplomatik itu didasari alasan keselamatan para diplomat AS.

Departemen Luar Negeri AS dalam pengumumannya, seperti dilansir Al Arabiya dan Anadolu Agency, Rabu (6/5/2026), mengatakan bahwa semua tanggung jawab diplomatik dengan Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, di mana Peshawar merupakan ibu kotanya, akan dialihkan ke Kedutaan Besar AS di Islamabad.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan bahwa penutupan kantor konsulatnya ini akan dilakukan secara bertahap.

Kebutuhan akan penggunaan sumber daya yang lebih efisien juga disebut oleh Washington sebagai alasan penutupan.

"Keputusan ini mencerminkan komitmen kami terhadap keselamatan para personel diplomatik kami dan manajemen sumber daya yang efisien," sebut Departemen Luar Negeri AS dalam pernyataannya pada Selasa (5/5).

"Meskipun kehadiran fisik kami di Peshawar berubah, prioritas kebijakan administrasi di Pakistan tetap teguh," imbuh pernyataan tersebut.

Khyber Pakhtunkhwa yang berbatasan dengan Afghanistan, telah menyaksikan serangkaian serangan dan pertempuran sengit antara pasukan militer Pakistan dengan kelompok yang disebut Islamabad sebagai militan yang didukung Kabul.

Dalam insiden mematikan pada Maret lalu, para demonstran menerobos tembak luar kompleks Konsulat AS di Karachi, kota terbesar di Pakistan, setelah pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan AS dan Israel terhadap Teheran. Sedikitnya 10 orang tewas dalam insiden tersebut.

Terlepas dari langkah penutupan operasional ini, Departemen Luar Negeri AS menegaskan bahwa para pejabat AS akan terus menjalin hubungan dengan para pemimpin dan komunitas lokal di Khyber Pkhtunkhwa.

Dikatakan juga oleh Departemen Luar Negeri AS bahwa pihaknya akan terus melanjutkan kehadiran diplomatik di wilayah Pakistan, melalui misi-misi yang ada di Islamabad, Karachi, dan Lahore, sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk mempertahankan hubungan Washington dan Islamabad.

Simak juga Video 'Trump Hentikan Sementara Project Freedom Pengawalan Kapal di Selat Hormuz':

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Berita Terkait