Dilansir CNN, Senin (13/4/2026), Abbas menggambarkan negosiasi itu sebagai keterlibatan intensif antara kedua negara dalam 47 tahun ini. Dia mengatakan Iran telah menyampaikan itikad baik dalam negosiasi ini, Iran ingin mengakhiri permusuhan antara dua negara ini.
Diskusi itu diketahui berlangsung di Islamabad, Pakistan. Menurutnya, diskusi hampir mencapai potensi kesepakatan.
Namun, ketika diskusi itu hampir mencapai kesepakatan, dia menyoroti pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengatakan akan memblokade Selat Hormuz.
"Tetapi ketika hanya beberapa inci dari "MoU Islamabad", kami menghadapi maksimalisme, perubahan target, dan blokade," kata Araghchi merujuk pada ancaman terbaru Presiden AS Donald Trump untuk memblokir Selat Hormuz.
"Tidak ada pelajaran yang dipetik. Niat baik melahirkan niat baik. Permusuhan melahirkan permusuhan," tambah Araghchi.
Lihat juga Video: Iran Tantang Balik Ancaman Trump Blokade Selat Hormuz
(zap/whn)











































