Trump: Pasukan AS Tetap di Dekat Iran Sampai Kesepakatan Nyata Tercapai

Trump: Pasukan AS Tetap di Dekat Iran Sampai Kesepakatan Nyata Tercapai

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 09 Apr 2026 12:22 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: AFP/MANDEL NGAN)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: AFP/MANDEL NGAN)
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa pasukan AS yang ditempatkan di dekat Iran akan tetap berada di daerah tersebut sampai "kesepakatan nyata" tercapai. Ini disampaikannya pada hari Rabu (8/4) waktu setempat, saat Washington memasuki gencatan senjata dua minggu dengan Teheran.

Gencatan senjata yang dicapai pada hari Selasa lalu menunjukkan tanda-tanda akan kolaps, dengan Israel membombardir Lebanon, dan Washington membantah beberapa tuntutan Iran untuk mengakhiri perang sebelum pembicaraan yang direncanakan.

"Semua Kapal, Pesawat, dan Personel Militer AS, dengan Amunisi, Persenjataan, dan apa pun yang sesuai dan diperlukan untuk penuntutan dan penghancuran musuh yang sudah sangat lemah, akan tetap berada di tempatnya di Iran dan sekitarnya, sampai kesepakatan NYATA yang dicapai sepenuhnya dipatuhi," tulis Trump di platform Truth Social miliknya, dilansir kantor berita AFP, Kamis (9/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun ia mengatakan bahwa kegagalan kesepakatan "sangat tidak mungkin," Trump mengancam akan kembali melakukan serangan "lebih besar, lebih baik, dan lebih kuat" jika kesepakatan tidak tercapai.

"Sementara itu, Militer kita yang hebat sedang bersiap dan beristirahat, dan sebenarnya menantikan penaklukan berikutnya. AMERIKA KEMBALI!" tulis Trump.

Dalam rilis tuntutan berbahasa Farsi yang diedarkan oleh media pemerintah Iran, Republik Islam itu bersikeras agar Washington menerima program pengayaan uraniumnya.

Hal itu tidak termasuk dalam tuntutan Iran yang dirilis melalui PBB, dan Trump mengatakan bahwa masalah pengayaan uranium akan "diurus" dalam kesepakatan apa pun.

Menjelang negosiasi yang direncanakan di Pakistan, Trump mengatakan Iran "tidak akan memiliki senjata nuklir" dan "Selat Hormuz AKAN TERBUKA & AMAN."

Tonton juga video "Pengamat: Trump Tahu Perang Ini Tak Berjalan Baik untuk Kepentingannya"

(ita/ita)


Berita Terkait