Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth mengatakan dalam pengarahan Pentagon bahwa setiap material nuklir yang seharusnya tidak dimiliki Iran akan disingkirkan sesuai dengan ketentuan gencatan senjata. Meskipun, Iran belum menyebutkan istilah itu dalam komunikasi resminya sendiri.
"Berdasarkan ketentuan tersebut, setiap material nuklir yang... seharusnya tidak mereka miliki, akan disingkirkan," kata Hegseth dilansir CNN, Rabu (8/4/2026).
"Presiden telah menjelaskan sejak awal - tidak akan ada senjata nuklir Iran. Titik, selesai. Presiden-presiden lain telah mengatakannya. Presiden Trump telah melakukannya," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam sebuah unggahan di Truth Social sebelumnya, bahwa AS akan bekerja sama dengan Iran untuk "menggali dan menyingkirkan" persediaan uraniumnya yang menjadi sasaran serangan udara AS.
Hegseth dalam konferensi pers juga mengatakan bahwa AS telah memenangkan perang dengan Iran dan sebagian besar telah menghancurkan militernya, meskipun intelijen AS telah menilai bahwa Iran masih memiliki kemampuan peluncuran rudal yang signifikan. Komentar Hegseth muncul setelah kesepakatan gencatan senjata diumumkan pada Selasa (7/4) malam.
"Operasi Epic Fury adalah kemenangan bersejarah dan luar biasa di medan perang," kata Hegseth. Ia menambahkan: "Dengan ukuran apa pun, Epic Fury menghancurkan militer Iran dan membuatnya tidak efektif dalam pertempuran selama bertahun-tahun mendatang."
Namun, CNN melaporkan pekan lalu bahwa menurut sumber, intelijen AS baru-baru ini menentukan bahwa sekitar setengah dari peluncur rudal Iran masih utuh dan ribuan drone serang satu arah masih ada di gudang senjata Iran.
Hegseth mengakui tetapi meremehkan kemampuan Iran yang tersisa dalam konferensi pers, dengan mengatakan, "Sedikit yang tersisa, terkubur di bunker, adalah semua yang akan mereka miliki."
"Mereka masih bisa menembak, kita tahu itu," tambah Hegseth. "Sistem komando dan kendali mereka sangat hancur sehingga mereka tidak dapat berkomunikasi dan berkoordinasi, jadi mereka mungkin masih menembak di sana-sini, tetapi itu akan sangat, sangat tidak bijaksana."
Simak juga Video: Iran-AS Beri Sinyal Positif soal Perundingan Nuklir, Bakal Rujuk?











































