Israel Bombardir Wilayah Iran, Seorang Anak dan Petugas Keamanan Tewas

Israel Bombardir Wilayah Iran, Seorang Anak dan Petugas Keamanan Tewas

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 23 Mar 2026 12:21 WIB
Smoke rises from a fire, as the Israel-Iran air war continues, in Tehran, Iran, in this still image obtained from social media video released June 17, 2025.  Social Media/via REUTERS  THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. NO RESALES. NO ARCH
Ilustrasi. (SOCIAL MEDIA via REUTERS/SOCIAL MEDIA)
Jakarta -

Israel kembali melakukan serangan udara ke sejumlah wilayah di Iran. Ledakan terdengar di Teheran dan kota lainnya saat Israel mengumumkan telah melancarkan gelombang serangan baru.

"Ledakan terdengar di Teheran," tulis media lokal Mehr di Telegram, sementara kantor berita Fars mengatakan serangan udara telah menargetkan lima wilayah di ibu kota Iran dan "suara ledakan yang mengerikan telah dilaporkan", dilansir AFP, Senin (23/3/2026).

Lebih dari satu jam setelah laporan tersebut, kepulan asap hitam tebal masih terlihat membubung dari satu titik di Teheran timur. Dalam sebuah unggahan di Telegram, militer Israel mengatakan telah "memulai gelombang serangan skala besar yang menargetkan infrastruktur rezim teror Iran di Teheran".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangan terhadap stasiun penyiaran di Iran selatan turut menewaskan sedikitnya satu orang, menurut laporan televisi pemerintah.

"Pemancar AM 100 kilowatt dari Pusat Radio dan Televisi Teluk Persia diserang oleh tentara teroris Amerika-Zionis," lapor stasiun penyiaran milik negara, Republik Islam Iran Broadcasting.

"Dalam serangan ini, yang bertentangan dengan hukum internasional, salah satu rekan keamanan pusat tersebut gugur dan satu orang lainnya terluka."

Dilansir Al Jazeera, serangan juga terjadi di kota Khorramabad, yang terletak di sebelah barat Teheran. Serangan udara telah menghancurkan setidaknya satu bangunan. Kantor berita Fars melaporkan bahwa setidaknya satu anak tewas dalam serangan terhadap bangunan tempat tinggal tersebut.

Sebuah klip video yang di-posting oleh Fars menunjukkan adegan panik saat petugas penyelamat dan warga menggali puing-puing untuk mencari korban selamat. Seorang wanita mengatakan kepada kantor berita tersebut bahwa seorang wanita lanjut usia tinggal di salah satu rumah yang terkena serangan.

Menurut Fars, beberapa orang terluka. Jumlah pasti korban tewas dan luka-luka belum jelas.

Di sisi lain, Bulan Sabit Merah Iran (IRCS) mengatakan bahwa petugas darurat berada di lokasi area perumahan yang hancur akibat serangan udara di barat laut Urmia, dekat perbatasan Turki dan Irak.

Rekaman yang diunggah oleh kelompok tersebut menunjukkan sebuah bangunan dengan dinding dan jendela yang hancur dan para pekerja penyelamat menyisir puing-puing.

IRCS mengatakan para pekerja bantuan memberikan pertolongan kepada "sesama warga negara yang terluka". Belum jelas berapa banyak orang yang terluka.

Lihat juga Video: Israel Klaim Berhasil Bunuh 2 Tokoh Berpengaruh Iran

Halaman 2 dari 2
(rfs/imk)


Berita Terkait