Balas AS-Israel, Iran Serang Fasilitas dan Ladang Gas Negara-negara Teluk

Balas AS-Israel, Iran Serang Fasilitas dan Ladang Gas Negara-negara Teluk

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 19 Mar 2026 10:40 WIB
Rudal Iran hantam Tel Aviv, Israel (dok.AFP)
Ilustrasi rudal Iran hantam wilayah negara-negara Teluk. (dok.AFP)
Jakarta -

Iran melancarkan serangan sejumlah fasilitas dan ladang gas negara-negara Teluk usai ladang gasnya di Pars Selatan diserang oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel. Kebakaran hebat dilaporkan terjadi di fasilitas gas di Qatar.

Dilansir Al Jazeera, Kamis (19/3/2026), Kementerian Dalam Negeri Qatar mengumumkan bahwa tim pertahanan sipil saat ini sedang berupaya memadamkan kebakaran di Kota Industri Ras Laffan setelah serangan Iran.

Tidak ada korban luka yang dilaporkan menurut pernyataan kementerian. Sebelumnya, pertahanan sipil mengatakan telah berhasil mengendalikan kebakaran di Ras Laffan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kementerian Luar Negeri Qatar telah mengeluarkan pernyataan lain menyusul serangan Iran terhadap fasilitas gas Ras Laffan. "Serangan brutal Iran terhadap negara-negara di kawasan ini telah melanggar semua garis merah dengan menargetkan warga sipil, infrastruktur sipil, dan fasilitas vital," kata pernyataan itu.

Sementara itu, QatarEnergy mengatakan kebakaran besar telah terjadi di beberapa fasilitas gas alam cair (LNG) miliknya menyusul serangan terbaru Iran di Kota Industri Ras Laffan.

Serangan ini "merupakan tambahan dari serangan sebelumnya di Kota Industri Ras Laffan pada hari Rabu" yang "mengakibatkan kerusakan luas pada fasilitas Pearl GTL (Gas-to-Liquids)," kata QatarEnergy.

Terdapat "kerusakan lebih lanjut yang luas" akibat serangan baru ini, dengan tim tanggap darurat "segera dikerahkan" dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, tambah QatarEnergy.

Negara lainnya, UUEA mengutuk serangan Iran terhadap fasilitas gas Habshan dan ladang Bab. Kementerian Luar Negeri UEA mengatakan bahwa "serangan Iran" yang menargetkan fasilitas gas Habshan dan ladang minyak Bab merupakan "eskalasi berbahaya dan pelanggaran prinsip-prinsip hukum internasional".

Kementerian mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka berhak sepenuhnya untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi kedaulatan dan keamanan nasionalnya, dan untuk menjaga prestasi nasionalnya.

Pernyataan itu menyebutkan bahwa pertahanan udara UEA berhasil mencegat serangan tersebut, dan tidak ada korban jiwa yang tercatat. Pernyataan itu juga menekankan bahwa "penargetan infrastruktur energi vital merupakan ancaman langsung terhadap stabilitas regional dan pasar energi global".

Simak Video 'Rusia Kecam AS-Israel Serang Wilayah Pembangkit Listrik Nuklir Iran':

Halaman 2 dari 2
(rfs/imk)


Berita Terkait