China Desak Israel Hentikan Operasi Militer ke Iran Segera!

China Desak Israel Hentikan Operasi Militer ke Iran Segera!

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 04 Mar 2026 13:22 WIB
Menlu China Wang Yi (Foto: AFP/WANG ZHAO)
Menlu China Wang Yi (Foto: AFP/WANG ZHAO)
Jakarta -

Pemerintah China buka suara atas serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran. Lewat Menteri Luar Negeri-nya, Beijing mendesak penghentian segera operasi militer itu.

Wang ⁠Yi, Menteri Luar Negeri (Menlu) China mengatakan kepada Menlu Israel, Gideon Saar, bahwa serangan terhadap Iran terjadi ketika negosiasi antara Washington dan Teheran telah "mencapai kemajuan signifikan, termasuk mengatasi kekhawatiran keamanan Israel." Demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri China dalam sebuah pernyataan, dilansir Al-Jazeera, Rabu (4/3/2026).

"Sayangnya, proses ini telah terganggu oleh aksi militer. China menentang serangan militer yang dilancarkan oleh Israel dan AS terhadap Iran," kata Wang kepada Menlu Israel itu selama percakapan telepon pada hari Selasa (3/3) waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"China mendesak penghentian segera operasi militer untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dan hilangnya kendali atas konflik," kata Wang menurut Kementerian Luar Negeri China.

"Kekerasan tidak dapat benar-benar menyelesaikan masalah; sebaliknya, itu akan membawa masalah baru dan konsekuensi jangka panjang yang serius," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Kementerian Luar Negeri China, Saar menyetujui permintaan dari Wang untuk mengambil "langkah-langkah konkret untuk memastikan keselamatan personel dan lembaga-lembaga China" di Iran.

Israel dan AS mulai melancarkan serangan terhadap Iran sejak Sabtu (28/2) lalu. Perkembangan terbaru, militer AS mengerahkan telah pesawat pengebom B-52 dalam serangannya terhadap Iran. Washington juga mengumumkan pasukannya telah menggempur lebih dari 1.700 target di berbagai wilayah Iran sejak Sabtu (28/2) waktu setempat.

Ini merupakan pertama kalinya, AS mengerahkan pesawat pengebom B-52 dalam serangan terbarunya terhadap Iran.

Komando Pusat AS (CENTCOM), yang mengawasi operasi militer AS di kawasan Timur Tengah, seperti dilansir Al Arabiya, Rabu (4/3/2026), merilis pencapaian harian terbaru melalui fact sheet tentang Operasi Epic Fury terhadap Iran.

Disebutkan dalam fact sheet CENTCOM tersebut bahwa sejumlah pesawat pengebom B-52 digunakan dalam serangan-serangan terhadap Iran.

Pesawat pengebom B-52 milik AS diketahui mampu membawa amunisi dalam jumlah besar.

Namun, tidak diketahui secara jelas kapan tepatnya pesawat pengebom B-52 itu digunakan oleh AS dalam serangan terhadap Iran. Pengerahan ini dilakukan setelah pesawat-pesawat pengebom siluman B-2 dan B-1 digunakan dalam serangan-serangan sebelumnya.

Laporan CENTCOM menyebutkan bahwa pasukan AS telah menyerang lebih dari 1.700 target di berbagai wilayah Iran dalam 72 jam pertama Operasi Epic Fury, yang dimulai Sabtu (28/2) waktu setempat.

Angka itu melonjak dibandingkan laporan sebelumnya yang menyebut 1.200 target di Iran telah digempur pasukan AS dalam 48 jam pertama operasi.

Lihat juga Video 'Detik-detik Militer AS Serang Situs Rudal Balistik Milik Iran':

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads