Akan Serang Hizbullah Lagi, Israel Serukan Warga Lebanon Mengungsi

Akan Serang Hizbullah Lagi, Israel Serukan Warga Lebanon Mengungsi

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 03 Mar 2026 12:42 WIB
Asap mengepul di Lebanon saat Israel menyerang Hizbullah (dok. Reuters)
Asap mengepul di Lebanon saat Israel menyerang Hizbullah (dok. Reuters)
Tel Aviv -

Militer Israel mengeluarkan perintah evakuasi terbaru untuk puluhan area di wilayah Lebanon pada Selasa (3/3). Israel juga memperingatkan penduduk di dua area selatan Beirut, ibu kota Lebanon, untuk menjauhi beberapa bangunan, menjelang operasi militer yang akan segera dilancarkan terhadap Hizbullah.

Sebelumnya pada Senin (2/3), militer Israel bersumpah untuk mengintensifkan serangan terhadap Lebanon dan membuat Hizbullah membayar "harga yang mahal", setelah kelompok itu melancarkan serangan roket dan drone terhadap Tel Aviv untuk membalas kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

"Peringatan mendesak kepada para penduduk Lebanon, khususnya di desa-desa yang namanya tercantum," kata juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, yang menggunakan bahasa Arab dalam peringatannya via Telegram, seperti dilansir AFP, Selasa (3/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Demi keselamatan Anda, Anda harus segera mengungsi dari rumah-rumah Anda," cetus Adraee dalam peringatannya.

ADVERTISEMENT

Perintah evakuasi yang dirilis militer Israel itu mencantumkan 50 lokasi di wilayah Lebanon. Sebagian besar area yang warganya diminta mengungsi berada di wilayah Lebanon bagian selatan, yang secara rutin menjadi target serangan Israel yang diklaim bertujuan menyerang infrastruktur Hizbullah.

Adraee, dalam peringatan evakuasi lainnya, memberitahu penduduk area Ghobeiry dan Haret Hreik di area selatan Beirut untuk menghindari dua bangunan.

"Anda berada di dekat fasilitas dan kepentingan Hizbullah, yang akan menjadi lokasi operasi IDF (Angkatan Bersenjata Israel-red) dalam waktu dekat," sebutnya.

"Demi keselamatan Anda dan keselamatan anggota keluarga Anda, Anda harus segera mengungsi dari bangunan-bangunan ini dan bangunan yang berdekatan dengan bangunan itu, dan menjauhinya sejauh tidak kurang dari 300 meter," imbau Adraee dalam peringatan untuk warga Lebanon di area tersebut.

Dalam peringatan selanjutnya, Adraee memberitahu "orang-orang yang berada di pinggiran selatan Beirut, terutama di area Hadath" untuk menghindari bangunan ketiga.

Pemerintah Lebanon pada Senin (2/3) mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan melarang aktivitas militer dan keamanan Hizbullah, yang menuai kecaman kelompok yang didukung Iran tersebut.

Pertempuran antara Israel dan Hizbullah kembali pecah setelah kelompok itu mengumumkan telah meluncurkan roket serta drone ke wilayah Israel pada Senin (2/3) pagi untuk membalas kematian Khamenei dalam serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Tel Aviv membalas dengan menggempur area pinggiran selatan Beirut dan puluhan desa di Lebanon bagian selatan. Pemerintah Beirut melaporkan serangan Israel menewaskan sedikitnya 52 orang dan melukai 154 orang lainnya.

Lihat juga Video: 5 Orang Tewas Diserang Israel, Ribuan Warga Hadiri Pemakaman Massal di Lebanon

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads