Amerika Utara Mulai Puasa Ramadan Besok, Wilayah Lain Mayoritas 19 Februari

Amerika Utara Mulai Puasa Ramadan Besok, Wilayah Lain Mayoritas 19 Februari

Haris Fadhil - detikNews
Selasa, 17 Feb 2026 10:06 WIB
Amerika Utara Mulai Puasa Ramadan Besok, Wilayah Lain Mayoritas 19 Februari
Ilustrasi Ramadan (Foto: Getty Images/Raul C)
Jakarta -

Bulan suci Ramadan segera tiba. Umat muslim di Amerika Utara akan memulai 1 Ramadan 1447 H/2026 M besok, sementara umat muslim di wilayah lainnya diprediksi memulai awal puasa Ramadan lusa.

Dilansir Al-Jazeera, Selasa (17/2/2026), Ramadan ditentukan pada penampakan bulan baru. Agar bulan terlihat, bulan sabit harus terbenam setelah matahari.

Ini memungkinkan langit cukup gelap untuk melihat bagian kecil bulan sabit. Setelah matahari terbenam pada malam tanggal 17 Februari, hari ke-29 bulan Sya'ban dalam kalender Hijriah, pengamat bulan menghadap ke barat dengan pandangan cakrawala yang jelas untuk melihat sekilas bulan sabit pertama.

Jika hilal terlihat, bulan Ramadan dimulai, dengan hari pertama puasa pada tanggal 18 Februari. Jika tidak, bulan Syakban akan genap 30 hari dan hari pertama puasa akan jatuh pada tanggal 19 Februari.

Di Arab Saudi, kesaksian orang-orang yang telah melihat hilal dicatat, dan Mahkamah Agung membuat keputusan tentang kapan Ramadan harus dimulai. Ada sejumah faktor dalam pemantauan hilal saat matahari terbenam.

Faktor pertama ialah elongasi. Bulan harus cukup jauh dari matahari untuk memastikan cahayanya tidak terhalang.

Untuk pengamatan yang andal dengan mata telanjang, bulan harus berjarak 10-12 derajat dari matahari. Jika lebih dekat dari 7 derajat, maka hilal mungkin terlalu tipis secara fisik untuk memantulkan cukup cahaya agar dapat dilihat oleh mata manusia.

Faktor kedua ialah ketinggian. Semakin tinggi bulan saat matahari terbenam, semakin sedikit dia harus bersaing dengan atmosfer yang tebal dan berkabut serta cahaya langit di dekat cakrawala.

Ketinggian 10 derajat biasanya cukup untuk penglihatan yang jelas dengan mata telanjang. Sementara, ketinggian yang lebih rendah yaitu 3 hingga 5 derajat mungkin memadai dengan bantuan alat bantu optik.

Faktor ketiga ialah waktu tunda. Ini adalah waktu antara matahari terbenam dan bulan terbenam.

Untuk pengamatan yang andal dengan mata telanjang, biasanya dibutuhkan setidaknya 45 menit agar langit cukup gelap untuk melihat bulan. Durasi yang lebih lama bahkan lebih baik.

Lalu, kapan Ramadan akan dimulai di berbagai negara dunia?

Menurut Crescent Moon Watch, pelacak bulan yang dikelola oleh Kantor Almanak Nautika Inggris, bulan baru Ramadan akan dimulai pada 17 Februari pukul 15.01 waktu Makkah (sekitar 19.01 WIB).

Pada malam itu di Makkah, matahari akan terbenam pukul 18.19 dan bulan hanya akan terlihat selama 3 menit. Dengan usia bulan baru hanya 3 jam dan 18 menit, sangat kecil kemungkinan siapa pun di seluruh dunia akan melihat bulan sabit pada malam itu, yang berarti hari pertama Ramadan akan dimulai pada 19 Februari.

Sementara pada malam 18 Februari, bulan baru bakal terlihat di sebagian besar wilayah dunia. Pada saat itu, usia bulan akan hampir 26 jam. Bulan akan berada lebih tinggi di langit dan tetap terlihat lebih lama setelah matahari terbenam sehingga mudah diamati oleh masyarakat.

Berikut prediksi 1 Ramadan 1447 di berbagai wilayah dunia:

Amerika Utara

Dewan Fiqh Amerika Utara (FCNA) dan Masyarakat Islam Amerika Utara (ISNA), yang mengikuti perhitungan astronomi, telah secara resmi mengumumkan Ramadan akan dimulai pada 18 Februari 2026. Perhitungan mereka menyatakan bahwa, saat matahari terbenam di suatu tempat di bumi, elongasi bulan setidaknya harus 8 derajat dan bulan harus berada setidaknya 5 derajat di atas cakrawala agar dapat terlihat.

Eropa

Dewan Fatwa dan Penelitian Eropa (ECFR) telah menyatakan bahwa Kamis, 19 Februari, akan menjadi hari pertama Ramadan. ECFR mencatat bahwa meskipun kelahiran astronomi bulan terjadi pada hari Selasa, tidak mungkin untuk melihatnya pada malam itu baik dengan mata telanjang maupun melalui teleskop dan instrumen pengamatan. Turki juga telah menyatakan 19 Februari sebagai hari pertama bulan suci Ramadan, dengan alasan yang sama.

Timur Tengah

Sebagian besar negara Timur Tengah, yang dipimpin oleh Arab Saudi, tidak akan membuat pengumuman final hingga Selasa malam, 17 Februari. Jika Mahkamah Agung Saudi menerima kesaksian tentang penampakan pada Selasa malam, mereka mungkin akan menetapkan Rabu sebagai hari pertama Ramadan. Namun, hal ini sangat tidak mungkin karena alasan yang telah dijelaskan sebelumnya.

Asia

Di seluruh Asia, awal Ramadan 2026 kemungkinan besar akan jatuh pada Kamis, 19 Februari, karena bulan akan terbenam sebelum matahari di bagian dunia tersebut pada Selasa malam.

Singapura telah secara resmi mengkonfirmasi awal Ramadan pada hari Kamis, sementara negara-negara di Asia Selatan termasuk India dan Pakistan memperkirakan Kamis, 19 Februari sebagai hari pertama puasa. Selain itu, Indonesia akan menetapkan 1 Ramadan lewat sidang isbat sore ini.

Afrika

Di Afrika, awal Ramadan mengikuti pola yang mirip dengan seluruh dunia. Sebagian besar negara di Afrika memperkirakan Ramadan akan dimulai pada Kamis, 19 Februari.

Oseania

Dewan Imam Nasional Australia telah mengumumkan bahwa Ramadan akan dimulai pada 19 Februari.

Tonton juga video "Prediksi Awal Ramadan di Berbagai Negara"

Halaman 2 dari 3
(haf/idh)
Berita Terkait