Lagi-lagi Israel Langgar Gencatan Senjata hingga Belasan Orang Tewas di Gaza

Lagi-lagi Israel Langgar Gencatan Senjata hingga Belasan Orang Tewas di Gaza

Haris Fadhil, Isal Mawardi - detikNews
Senin, 16 Feb 2026 20:10 WIB
Students interact at the Islamic University after the resumption of classes during a ceasefire between Israel and Hamas in Gaza City, on December 2, 2025. The US-brokered ceasefire between Israel and Hamas  with Egypt, Turkey and Qatar also mediating
Para mahasiswa berinteraksi di Universitas Islam setelah dimulainya kembali perkuliahan selama gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Kota Gaza, pada 2 Desember 2025. (AFP/OMAR AL-QATTAA)
Jakarta -

Israel lagi-lagi melanggar gencatan senjata usai kembali menyerang Gaza. Terakhir, serangan terbaru Israel menewaskan 12 orang.

Dirangkum detikcom, seperti dilansir AFP, Senin (16/2), meskipun gencatan senjata yang dimediasi AS memasuki fase kedua bulan lalu, kekerasan terus berlanjut di wilayah Palestina. Israel masih terus melancarkan serangan ke Gaza.

Pada Minggu (15/2), serangan Israel di Gaza menyebabkan setidaknya 10 orang tewas dalam 24 jam terakhir. Kemudian jumlah korban tewas bertambah menjadi 12 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Badan pertahanan sipil, yang beroperasi sebagai pasukan penyelamat di bawah otoritas Hamas, mengatakan satu serangan menghantam tenda pengungsi di Gaza utara dan serangan lainnya menargetkan area di selatan.

Lima orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka ketika serangan udara Israel menargetkan tenda pengungsi di Jabalia di utara. Lima orang lagi tewas dan beberapa lainnya luka-luka dalam serangan terpisah di pagi hari di kota Khan Yunis di selatan.

Badan Pertahanan Sipil Gaza melaporkan satu orang lagi tewas akibat penembakan oleh pasukan Israel di Kota Gaza. Tembakan Israel menewaskan satu orang di Beit Lahia di Gaza utara.

Rumah sakit Al-Shifa dan Nasser mengkonfirmasi telah menerima setidaknya tujuh jenazah.

"Israel tidak memahami gencatan senjata atau perdamaian," kata Osama Abu Askar, yang kehilangan keponakannya dalam serangan Jabalia.

Ia mengatakan warga Gaza dibunuh saat mereka tidur.

Lihat juga Video 'Senjata Termobarik Israel Lenyapkan Ribuan Warga Palestina Tanpa Jejak':

Halaman 2 dari 2
(yld/rfs)


Berita Terkait