Menanti Kesaksian Kaki Tangan Jeffrey Epstein di Kongres AS

Menanti Kesaksian Kaki Tangan Jeffrey Epstein di Kongres AS

Tim detikcom - detikNews
Senin, 09 Feb 2026 21:02 WIB
Menanti Kesaksian Kaki Tangan Jeffrey Epstein di Kongres AS
Ghislaine Maxwell (Foto: Dok. AFP)
Washington -

Kaki tangan pelaku kejahatan seks, Jeffrey Epstein, bernama Ghislaine Maxwell, bakal dimintai keterangan oleh Kongres Amerika Serikat (AS) pada Senin (9/2). Sesi tanya jawab tertutup ini diharapkan memperjelas skandal yang melibatkan banyak tokoh.

Seperti dilansir AFP, Senin (9/2/2026), Maxwell yang sedang menjalani hukuman 20 tahun penjara atas pidana memperdagangkan anak-anak perempuan kepada Epstein. Ia akan menghadapi rentetan pertanyaan dari anggota Komite Pengawasan DPR AS melalui tautan video, dari dalam penjara tempatnya ditahan. Diketahui, sesi tanya jawab ini akan digelar tertutup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun tidak ada penuntutan baru oleh otoritas penegak hukum AS yang diharapkan setelah jutaan halaman dokumen tentang Epstein diungkap ke publik pada akhir Januari lalu, banyak pemimpin politik dan bisnis yang terseret skandal itu setelah hubungan mereka dengan Epstein terungkap, bahkan beberapa sampai mengundurkan diri dari jabatan mereka.

Komite Pengawasan DPR AS, yang kini dikuasai Partai Republik, sedang menyelidiki hubungan antara Epstein dengan tokoh-tokoh berpengaruh dan bagaimana informasi tentang tindak kejahatannya ditangani. Namun Maxwell diperkirakan akan menggunakan haknya untuk tidak mengkriminalisasi diri sendiri, yang memang dijamin dalam Amandemen Kelima Konstitusi AS.

ADVERTISEMENT

Epstein telah dinyatakan bersalah pada tahun 2008 atas dakwaan menyediakan anak di bawah umur untuk prostitusi. Namun dia hanya mendapatkan hukuman yang relatif ringan dan dibebaskan dari penjara pada tahun 2009.

(FILES) In this file photo taken on June 04, 2008, Ghislaine Maxwell, attends the La Mer and Oceana celebration for World Ocean Day 2008 at 620 Loft & Garden in New York City. - Maxwell, the former girlfriend of late financier Jeffrey Epstein, was arrested in the United States on July 2, 2020, by FBI officers investigating his sex crimes, multiple US media outlets reported. (Photo by Andrew H. Walker / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP)Ghislaine Maxwell (GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP). Foto: Dok. AFP

Dia kembali dijebloskan ke penjara tahun 2019, namun kemudian ditemukan tewas di sel tahanan tempatnya ditahan di New York ketika dia menunggu sidang kasus perdagangan seks anak. Kematiannya ditetapkan sebagai bunuh diri, tetapi memicu spekulasi dan konspirasi selama bertahun-tahun.

Hubungan yang dimiliki oleh Epstein secara luas dengan orang-orang kaya dan berpengaruh di dunia, menjadi isu politik yang sensitif di seluruh dunia.

Terkait Maxwell yang telah diadili dan dijatuhi hukuman 20 tahun penjara, pengacaranya mendesak Kongres AS untuk memberikan kekebalan hukum kepada kliennya agar dapat bersaksi di hadapan Komite Pengawasan DPR AS, namun para anggota parlemen AS menolak.

Tanpa adanya kekebalan hukum itu, maka tim pengacara Maxwell mengatakan bahwa kliennya akan menggunakan hak Amandemen Kelima Konstitusi AS untuk menolak memberikan keterangan yang dapat memberatkan dirinya sendiri.

Meskipun sesi tanya-jawab dengan Maxwell ini akan digelar secara tertutup, salah satu anggota DPR AS dari Partai Demokrat, Ro Khanna, mengungkapkan pertanyaan yang akan dia ajukan meskipun Maxwell menolak untuk menjawab.

(FILES) In this file photo taken on June 04, 2008, Ghislaine Maxwell, attends the La Mer and Oceana celebration for World Ocean Day 2008 at 620 Loft & Garden in New York City. - Maxwell, the former girlfriend of late financier Jeffrey Epstein, was arrested in the United States on July 2, 2020, by FBI officers investigating his sex crimes, multiple US media outlets reported. (Photo by Andrew H. Walker / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP)Ghislaine Maxwell (Photo by Andrew H. Walker / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP) Foto: Dok. AFP

Beberapa pernyataan terkait hubungan antara Presiden Donald Trump dengan Epstein dan Maxwell. Sejumlah pertanyaan lainnya berfokus pada empat "rekan konspirator" serta 25 pria lainnya yang diduga "melakukan penganiayaan seksual terhadap anak di bawah umur di pulau milik Epstein".

Trump yang pernah menjadi rekan dekat Epstein, belum dipanggil untuk bersaksi. Sejauh ini, Trump belum dituduh melakukan pelanggaran kriminal apa pun terkait aktivitas Epstein.

Tonton juga video "Ekspresi Bill Gates saat Bilang Menyesal Kenal Epstein"

Halaman 2 dari 2
(isa/isa)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads