ADVERTISEMENT

China Lockdown 3,5 Juta Orang Gegara Puluhan Kasus Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 07 Feb 2022 12:27 WIB
Setelah melakukan lockdown di Xian imbas lonjakan kasus COVID-19, China kembali mengunci-batasi aktivitas warga di salah satu kotanya. Kota itu adalah Yuzhou.
Ilustrasi (dok. AP Photo)
Beijing -

Otoritas China menempatkan sebuah kota berpenduduk 3,5 juta jiwa, yang terletak di dekat perbatasan Vietnam, di bawah lockdown mulai Senin (7/2) waktu setempat. Lockdown ditetapkan setelah terdeteksi 70 kasus Corona terdeteksi dalam tiga hari terakhir di kota tersebut.

Seperti dilansir AFP, Senin (7/2/2022), China menjadi satu-satunya kekuatan ekonomi utama dunia yang masih mempertahankan kebijakan nol COVID. Beberapa waktu terakhir, China yang menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin tengah waspada tinggi untuk kemunculan wabah baru Corona.

Otoritas setempat di kota Baise, wilayah Guangxi bagian selatan, mengumumkan pada Minggu (6/2) waktu setempat bahwa tidak seorangpun diperbolehkan meninggalkan kota tersebut. Warga sejumlah distrik di kota Baise juga diperintahkan tetap berada di rumah selama lockdown berlangsung.

"Pengendalian lalu lintas di seluruh kota akan diberlakukan," sebut Wakil Wali Kota Baise, Gu Junyan, dalam konferensi pers.

"Pada prinsipnya, kendaraan dan orang-orang tidak bisa masuk atau keluar dari kota itu... dengan kontrol personel ketat diterapkan dan tidak ada pergerakan orang-orang yang tidak diperlukan," imbuhnya.

Selain menerapkan lockdown, tes Corona massal juga dilakukan terhadap warga setempat.

Sementara warga yang tinggal di area yang lebih kecil di pinggiran yang masuk yurisdiksi Baise juga diperintahkan untuk tetap berada di rumah, dengan yang lainnya tidak boleh meninggalkan distrik masing-masing.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT