China Akhirnya Kembali Izinkan Boeing 737 MAX Mengudara

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 03 Des 2021 10:44 WIB
FILE - In this April 10, 2019, file photo a Boeing 737 MAX 8 airplane being built for India-based Jet Airways lands following a test flight at Boeing Field in Seattle. Boeing is reassuring airline industry leaders about the safety of the grounded 737 Max as it continues working to get the plane back in service. The aircraft maker invited about 30 union officials, safety experts and others to the Seattle area for two days of meetings with Boeing executives and factory tours. (AP Photo/Ted S. Warren, File)
Ilustrasi -- Boeing 737 MAX (AP Photo/Ted S. Warren, File)
Beijing -

Otoritas China akhirnya memberikan izin kepada pesawat Boeing 737 MAX untuk kembali mengudara setelah di-grounded sejak tahun 2019 usai dua kecelakaan fatal. Dinyatakan otoritas China bahwa Boeing 737 MAX kini layak terbang usai mengambil 'tindakan-tindakan korektif' untuk meningkatkan keselamatan.

Seperti dilansir AFP, Jumat (3/12/2021), China menjadi salah satu negara pertama yang meng-grounded Boeing 737 MAX setelah terjadi kecelakaan Ethiopian Airlines pada Maret 2019 yang menewaskan 157 orang, hanya lima bulan usai kecelakaan Lion Air pada Oktober 2018 di Indonesia yang menewaskan 189 orang.

Pada Kamis (2/12) waktu setempat, otoritas China memberikan lampu hijau setelah mewajibkan upgrade pada pesawat, yang mencakup meng-install program software baru untuk mengatasi kerusakan, dan memperbarui manual penerbangan.

"Setelah melakukan penilaian yang memadai, CAAC menganggap tindakan-tindakan korektif sudah cukup untuk mengatasi kondisi tidak aman ini," demikian seperti disampaikan dalam Dokumen Otoritas Penerbangan Sipil China (CAAC) -- yang dilihat AFP.

Dalam arahan kelaikan udara, CAAC menyatakan Boeing telah mengatasi masalah desain dan 'kondisi tidak aman' pada pesawat jenis itu.

Otoritas penerbangan setempat menawarkan instruksi terhadap maskapai-maskapai penerbangan soal revisi yang diperlukan, terutama untuk protokol keselamatan, sebelum pesawat tersebut kembali mengudara.

Arahan itu berarti tidak ada lagi hambatan peraturan bagi kembalinya Boeing 737 MAX pada layanan di langit China, meskipun masih belum jelas kapan penerbangannya akan mulai dilanjutkan.