International Updates

Taliban Baku Tembak dengan Tentara Iran, Varian Omicron Terdeteksi di AS

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 19:13 WIB
Taliban akan kembali berlakukan hukuman potong tangan untuk pencuri. Meski dikritik publik, Taliban pastikan hukuman itu akan diterapkan lagi di Afghanistan.
Ilustrasi -- Petempur Taliban di Afghanistan (dok. AP Photo)
Jakarta -

Petempur Taliban terlibat baku tembak dengan tentara Iran di perbatasan antara Afghanistan dan Iran. Kasus pertama varian baru virus Corona (COVID-19), Omicron, terdeteksi di wilayah Amerika Serikat (AS).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh, menyebut bahwa 'perselisihan perbatasan antara penduduk' di daerah tersebut telah memicu insiden di perbatasan itu. Namun dia tidak menyebut lebih lanjut soal keterlibatan Taliban dalam insiden itu.

Sementara itu, otoritas AS mengumumkan kasus pertama varian Omicron, di wilayahnya dari seseorang yang baru tiba dari Afrika Selatan. Individu yang terinfeksi varian Omicron ini disebut AS mengalami 'gejala-gejala ringan'.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Kamis (2/12/2021):

- Petempur Taliban Baku Tembak dengan Tentara Iran di Perbatasan

Baku tembak terjadi antara petempur Taliban dengan para tentara Iran di perbatasan antara Afghanistan dan Iran pada Rabu (1/12) waktu setempat. Media Iran menyebut baku tembak itu dipicu kesalahpahaman.

Seperti dilansir AFP, Kamis (2/12/2021), kantor berita Iran, Tasnim News Agency, melaporkan bahwa baku tembak antara Taliban dan tentara Iran itu terjadi di perbatasan timur Iran.

"Bentrokan pecah pada sore hari antara penjaga perbatasan Iran dan Taliban menyusul kesalahpahaman di perbatasan dekat Provinsi Nimroz (Afghanistan)," sebut Tasnim News Agency dalam laporannya.

- Korsel Catat 5 Kasus Varian Omicron, Perketat Pembatasan Perjalanan

Korea Selatan (Korsel) melaporkan lima kasus varian baru virus Corona (COVID-19), Omicron, di wilayahnya. Kelima kasus ini menandai untuk pertama kalinya varian baru yang tengah memicu kekhawatiran global ini terdeteksi di Korsel.

Sebagai antisipasi, otoritas Korsel pun memperketat pembatasan perjalanan di wilayahnya, terutama saat terjadi lonjakan kasus Corona.

Seperti dilansir AFP, Kamis (2/12/2021), otoritas kesehatan Korsel mengungkapkan bahwa varian Omicron terdeteksi pada lima orang, termasuk pasangan suami-istri yang baru berkunjung ke Nigeria pada 14-23 November lalu.

Simak video 'AS Temukan Kasus Pertama Varian Omicron!':

[Gambas:Video 20detik]