Kian Menyebar, Arab Saudi Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 16:38 WIB
Riyadh -

Otoritas Arab Saudi mengonfirmasi satu kasus varian baru virus Corona (COVID-19), Omicron, di wilayahnya. Kasus varian Omicron pertama di Saudi ini terdeteksi pada seseorang yang baru tiba dari Afrika.

Seperti dilansir Arab News dan CNN, Rabu (1/12/2021), kantor berita Saudi Press Agency (SPA) melaporkan bahwa kasus positif Corona varian Omicron itu ditemukan pada seorang warga negara Saudi yang baru pulang dari sebuah negara di Afrika bagian utara.

Warga Saudi itu telah menjalani karantina usai dinyatakan positif varian Omicron.

Sejumlah orang yang menjadi kontak dekat dari warga Saudi yang positif varian Omicron itu, juga ikut menjalani isolasi.

Terdeteksinya varian Omicron ini terjadi setelah otoritas Saudi mengakhiri larangan perjalanan langsung dari beberapa negara, dengan kerajaan ini terus melonggarkan pembatasan perjalanan terkait Corona.

Para pelancong dari enam negara, yakni India, Mesir, Pakistan, Indonesia, Brasil dan Vietnam, sekarang bisa masuk ke wilayah Saudi tanpa harus menghabiskan 14 hari di luar negara-negara tersebut sebelum masuk tiba di Saudi.

Varian Omicron pertama kali teridentifikasi secara resmi di Afrika Selatan pekan lalu, namun data-data terbaru menunjukkan varian baru itu telah muncul dan menyebar lebih awal dan telah terdeteksi di belasan negara lainnya. Menurut CNN, Saudi menjadi negara ke-22 yang mendeteksi varian Omicron di wilayahnya.

Para ilmuwan di seluruh dunia tengah bergegas untuk mencari tahu apakah varian baru yang banyak bermutasi ini lebih menular, lebih mematikan atau mampu menghindari vaksin. Upaya-upaya itu diperkirakan membutuhkan waktu beberapa minggu.

(nvc/ita)