Kanada Larang Masuk Pelancong Mesir-Nigeria-Malawi Gegara Omicron

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 13:45 WIB
Munculnya varian Omicron membuat warga di berbagai negara dunia waspada. Di AS, warga kembali beraktivitas menggunakan masker dan ramai-ramai divaksin COVID-19.
ilustrasi (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Pemerintah Kanada melarang masuk para pelancong dari Mesir, Nigeria, dan Malawi karena kekhawatiran akan penyebaran varian baru virus Corona, Omicron. Dengan demikian, kini sudah 10 negara Afrika yang menjadi target larangan Ottawa.

"Warga negara asing yang telah transit atau tinggal di 10 negara ini tidak dapat memasuki Kanada jika mereka telah berada di negara-negara itu dalam dua minggu terakhir," kata Menteri Kesehatan Kanada Jean-Yves Duclos dalam konferensi pers.

Langkah itu mulai berlaku pada Rabu (1/12), imbuhnya seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (1/12/2021).

Disebutkan bahwa setiap warga Kanada atau penduduk tetap yang telah berada di salah satu dari 10 negara tersebut harus dikarantina pada saat kedatangan dan mengikuti tes COVID-19.

Duclos juga mengatakan bahwa dalam beberapa hari mendatang, semua pelancong udara yang tiba dari luar Kanada, selain dari Amerika Serikat, sekarang perlu dites untuk COVID-19 di titik masuk mereka, dan diisolasi sampai hasil tes mereka keluar.

Varian Omicron pertama kali dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kurang dari seminggu yang lalu, setelah terdeteksi di Afrika selatan pada awal November. Kini, varian Omicron telah muncul di lebih dari selusin negara, memicu ketakutan global akan pandemi virus Corona yang telah menewaskan lebih dari lima juta orang di seluruh dunia.

"Pandemi belum berakhir," ujar Menteri Transportasi Kanada Omar Alghabra. "Tindakan perjalanan bisa berubah kapan saja," imbuhnya.