13 Pemain-Ofisial Klub Sepakbola Portugal Terpapar COVID Varian Omicron

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 00:33 WIB
Virus In Red Background - Microbiology And Virology Concept
Foto: Ilustrasi COVID-19 varian Omicron (Getty Images/iStockphoto/loops7)
Lisbon -

Sebanyak 13 kasus COVID-19 varian Omicron terdeteksi di Portugal. Belasan kasus terdeteksi pada pemain dan staf klub sepakbola, Belenenses SAD (B-SAD).

Dilansir Reuters, Senin (29/11/2021), Direktorat Jenderal Kesehatan (DGS) Portugal menyebut salah satu pemain klub B-SAD baru saja kembali dari Afrika Selatan. Diagnosis dibuat setelah klub asal Lisbon itu memainkan pertandingan Liga Primeira melawan Benfica pada Sabtu (27/11).

Saat itu baru 9 pemain B-SAD yang terdeteksi. Mereka merumput dalam laga melawan Benfica.

Bek B-SAD, Cafu Phete dinyatakan positif COVID-19 setelah kembali dari tugas internasional di Afrika Selatan pada 17 November lalu. Dia serta 12 orang lainnya di klub itu terkonfirmasi COVID-19 varian Omicron hari ini.

Masih mengutip laporan Reuters, lebih dari selusin negara telah melaporkan kasus varian Omicron pada hari ini. WHO telah menyebut varian ini berisiko menimbulkan lonjakan kasus secara global.

Kepala DGS, Gra├ža Freitas mengatakan kepada penyiar SIC bahwa hampir semua pemain Belenenses telah menerima vaksin COVID-19. DGS akan melakukan tracing terhadap semua yang terlibat kontak fisik dengan para pasien COVID-19 varian Omicron tersebut.

Seorang juru bicara klub mengatakan sebagian besar dari mereka yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala atau bergejala ringan. Saat ini 44 pemain dan staf melakukan karantina dan menunggu tes ulang.

Presiden Benfica dan B-SAD mengatakan bahwa jika mereka tidak memainkan pertandingan, mereka berisiko dihukum karena absen tanpa alasan. Mereka menyalahkan liga dan DGS karena tidak menunda pertandingan.

B-SAD pada hari Senin meminta Liga untuk membatalkan pertandingan hari Sabtu dan mengatur pertandingan ulang. Liga, yang sebelumnya mengatakan tidak menerima permintaan resmi untuk menunda pertandingan, pada Senin sedang menyelidiki apakah pertandingan telah mematuhi aturan kesehatan.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Sementara DGS menyebut bukan wewenang pihak kesehatan menunda pertandingan. Portugal, yang memiliki salah satu tingkat vaksinasi COVID-19 tertinggi di dunia, pekan lalu mengumumkan kembalinya pembatasan untuk memperlambat penyebaran epidemi.

Terkait kegiatan klub sepak bola sendiri, B-SAD diketahui bermain melawan klub divisi tiga Caldas pada 21 November lalu. Seorang juru bicara Caldas mengatakan mereka akan mengetes COVID-19 para pemain mereka.

Seorang juru bicara Benfica mengatakan tidak ada pemain mereka yang diisolasi karena para pemain Belenenses yang mereka hadapi pada hari Sabtu tidak dianggap sebagai kontak berisiko tinggi.

(aud/jbr)