Heboh Varian Omicron, WHO Kritik Larangan Masuk untuk Negara-negara Afrika

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 10:09 WIB
Matshidiso Moeti, World Health Organization (WHO) Regional Director for Africa, speaks at a press conference at the European headquarters of the United Nations in Geneva, Switzerland, on Feb. 1, 2019. The World Health Organization on Sunday, Nov. 28, 2021 urged countries around the world not to impose flight bans on southern African nations due to concerns over the new omicron variant. WHOs regional director for Africa, Matshidiso Moeti, called on countries to follow science and international health regulations in order to avoid using travel restrictions. (Salvatore Di Nolfi/Keystone via AP, File)
Matshidiso Moeti (Salvatore Di Nolfi/Keystone via AP, File)
Johannesburg -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendorong negara-negara di dunia untuk tidak memberlakukan larangan perjalanan bagi negara-negara Afrika di tengah kekhawatiran penyebaran virus Corona (COVID-19) varian Omicron. WHO mendesak negara-negara mematuhi sains daripada memberlakukan larangan terbang.

Seperti dilansir Associated Press dan AFP, Senin (29/11/2021), kritikan itu dilontarkan oleh Direktur Regional WHO untuk Afrika, Matshidiso Moeti, dalam pernyataan pada Minggu (28/11) waktu setempat.

"Dengan varian Omicron sekarang terdeteksi di beberapa wilayah di dunia, memberlakukan larangan perjalanan yang menargetkan Afrika telah menyerang solidaritas global," sebut Moeti dalam pernyataannya.

"Pembatasan perjalanan mungkin memainkan peran dalam sedikit mengurangi penyebaran COVID-19 tetapi memberi beban berat pada kehidupan dan mata pencaharian," imbuhnya.

"Jika pembatasan diterapkan, mereka tidak boleh bersifat invasif atau mengganggu, dan harus berbasis ilmiah, menurut Regulasi Kesehatan Internasional, yang merupakan instrumen hukum internasional yang mengikat secara hukum yang diakui oleh lebih dari 190 negara," tegas Moeti.

Lebih lanjut, Moeti memuji Afrika Selatan karena mematuhi regulasi kesehatan internasional dan memberitahu WHO sesegera mungkin setelah laboratorium nasionalnya mengidentifikasi varian Omicron.

"Kecepatan dan transparansi pemerintah Afrika Selatan dan Botswana dalam menginformasikan kepada dunia soal varian baru ini patut diapresiasi," ucapnya.

Simak video 'Sederet Antisipasi Pemerintah Tangkal Covid-19 Varian Omicron':

[Gambas:Video 20detik]