International Updates

Belanda Catat 23 Ribu Kasus Corona, Rusia Luncurkan Satelit Militer Rahasia

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 25 Nov 2021 18:36 WIB
Transferring a patient from the emergency area into the ICU
ilustrasi (Foto: Getty Images/Tempura)
Jakarta -

Pemerintah Belanda akan mengumumkan langkah-langkah baru pada Jumat (26/11) untuk mengatasi lonjakan infeksi virus Corona yang kian membebani rumah sakit.

Seperti diberitakan Reuters dan Channel News Asia, Kamis (25/11/2021), meskipun sekitar 85 persen populasi orang dewasa Belanda telah divaksinasi penuh terhadap COVID-19, kasus baru mencapai rekor tertinggi 23.709 kasus dalam 24 jam pada hari Rabu (24/11) waktu setempat. Demikian menurut data resmi pemerintah Belanda.

Angka mingguan yang dirilis pada hari Selasa (23/11) juga telah menunjukkan peningkatan hampir 40 persen dalam jumlah kasus dalam seminggu terakhir.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Kamis (25/11/2021):

- Rusia Luncurkan Satelit Militer Rahasia

Rusia pada hari Kamis (25/11) berhasil menempatkan satelit militer ke orbit, yang diyakini sebagai bagian dari sistem anti-rudal peringatan dini Kremlin.

Seperti diberitakan AFP, Kamis (25/11/2021), Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, sebuah roket Soyuz yang membawa muatan rahasia meluncur dari kosmodrom Plesetsk di Rusia utara pada Kamis dini hari waktu setempat.

"Sebuah roket diluncurkan yang menempatkan pesawat ruang angkasa ke orbit untuk kepentingan Kementerian Pertahanan," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita Interfax.

- China Ingatkan AS: Jangan Punya Ilusi Soal Taiwan!

Pemerintah China menyampaikan pernyataan keras kepada pemerintah Amerika Serikat terkait masalah Taiwan.

Kementerian Pertahanan China menegaskan bahwa tidak ada ruang untuk kompromi soal Taiwan, dan Amerika Serikat seharusnya tidak memiliki ilusi tentang hal ini.

Seperti diberitakan Reuters dan Channel News Asia, Kamis (25/11/2021), Kementerian Pertahanan China mengatakan pada hari Kamis (25/11), bahwa Washington akhir-akhir ini telah membuat serangkaian "provokasi" pada beberapa masalah.

Beijing mengatakan masalah Taiwan, yang diklaimnya sebagai wilayah China, adalah yang paling sensitif dalam hubungannya dengan Amerika Serikat, negara yang juga merupakan pendukung dan pemasok senjata internasional terpenting bagi Taiwan.

- Pengadilan India Batalkan Hukuman Mati Pemerkosa, Ini Alasannya

Pengadilan Tinggi Mumbai, India pada hari Kamis (25/11) meringankan hukuman mati terhadap tiga pria yang dihukum dalam kasus pemerkosaan yang memicu kemarahan publik.