Hazara Nyatakan Dukungan untuk Taliban: Masa Kelam Telah Berakhir

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 25 Nov 2021 17:47 WIB
Pasukan Taliban memperketat pengamanan di kawasan Kabul, Afghanistan, usai dua ledakan mengguncang RS militer di Kabul. Ledakan itu dilaporkan tewaskan 19 orang
pasukan Taliban (Foto: AP Photo/Ahmad Halabisaz)
Jakarta -

Lebih dari 1.000 warga Hazara Syiah di Afghanistan pada Kamis (25/11) menjanjikan dukungan pada penguasa baru Taliban di negara itu. Mereka bersikeras bahwa "periode gelap" pemerintah-pemerintah sebelumnya yang didukung Barat telah berakhir dengan kembalinya Taliban.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (25/11/2021), Hazara Afghanistan telah ditindas oleh para Islamis Sunni selama berabad-abad. Namun, pada hari Kamis (25/11) para tetua komunitas itu berkumpul di Kabul bersama para pemimpin Taliban untuk menunjukkan dukungan.

Pemimpin senior Hazara dan mantan anggota parlemen Jafar Mahdawi, yang mengorganisir pertemuan itu, mengatakan pemerintahan presiden sebelumnya Ashraf Ghani adalah "titik tergelap" dalam sejarah Afghanistan.

"Afghanistan tadinya tidak memiliki kemerdekaan dan kedutaan (asing) mengatur setiap aspek pemerintahan," kata Mahdawi.

"Alhamdulillah, sekarang kita telah melewati masa kelam ini," ujarnya.

Mahdawi mengatakan bahwa sejak Taliban merebut kekuasaan pada Agustus lalu, penguasa baru tersebut telah mengakhiri perang, mengakhiri korupsi dan meningkatkan keamanan.

Namun, dia juga menyerukan pemerintah yang lebih inklusif dari Taliban dan mendesak penguasa baru itu untuk membuka kembali sekolah untuk anak perempuan.

Lihat Video: Taliban Bongkar Barikade Beton yang Bertahun-Tahun Blokir Jalan Kabul

[Gambas:Video 20detik]