Nahas Bocah Jadi Korban Tewas Mobil Tabrak Parade Natal di AS

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 24 Nov 2021 22:32 WIB
Ratusan orang berkumpul di taman pusat kota di Waukesha, Wisconsin, Amerika Serikat untuk menyalakan lilin. Aksi itu sebagai bentuk menghormati mereka yang hilang dan terluka dalam kecelakaan parade Natal. (Scott Ash/Milwaukee Journal-Sentinel via AP)
Foto: AP/Scott Ash
Jakarta -

Acara parade Natal di negara bagian Wisconsin, Amerika Serikat (AS) berubah menjadi petaka. Hal ini lantaran saat acara sebuah mobil melaju dan menabrak puluhan peserta parade.

Kejadian tersebut berlangsung pada Minggu (21/11) malam, di Waukesha, pinggiran Milwaukee tepat setelah pukul 16:30 waktu setempat, saat para penonton menyaksikan tradisi tahunan tersebut. Insiden ini menyebabkan puluhan orang menjadi korban.

Kepala Polisi Dan Thompson mengatakan sebuah SUV merah menerobos barikade. Mobil tersebut melaju menuju barat, Main Street.

"Parade Natal Waukesha sedang berlangsung ketika sebuah SUV merah menerobos barikade, menuju barat, menuju Main Street," kata Kepala Polisi Dan Thompson kepada wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (22/11).

Pihak berwenang mengatakan bahwa seorang petugas polisi telah menembaki SUV tersebut dalam upaya untuk menghentikan kendaraan. Serta melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Disebutkan, anak-anak juga menjadi korban dalam kejadian ini. Selain korban luka, terdapat beberapa korban jiwa.

"Kendaraan tersebut menabrak lebih dari 20 orang, beberapa di antaranya adalah anak-anak dan ada beberapa korban jiwa akibat kejadian ini," katanya.

Thompson menambahkan, sekolah-sekolah tidak akan dibuka pada hari Senin (22/11) dan jalan-jalan akan tetap ditutup, sementara penyelidikan masih berlanjut.

Kepala Pemadam Kebakaran Steven Howard mengatakan kepada wartawan bahwa sebanyak 11 orang dewasa dan 12 anak-anak dibawa ke enam rumah sakit daerah.

Gubernur Wisconsin, Tony Evers mengatakan dia dan istrinya "berdoa untuk Waukesha malam ini dan semua anak, keluarga, dan anggota masyarakat yang terkena dampak tindakan tidak masuk akal ini."

"Kami sedang berhubungan dengan mitra lokal sambil menunggu informasi lebih lanjut," imbuhnya.

Simak halaman selanjutnya