Pacar Selebgram Gabby Petito Dipastikan Bunuh Diri

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 24 Nov 2021 09:51 WIB
Selebgram Gabby Petito dipastikan meninggal dan diduga jadi korban pembunuhan saat keliling Amerika
Selebgram Gabby Petito dan kekasihnya Brian Laundrie (Foto: BBC Magazine)
Jakarta -

Pacar Gabby Petito, selebgram Amerika Serikat yang dibunuh beberapa bulan lalu, dipastikan bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri.

Hal tersebut disampaikan pengacara keluarga pemuda bernama Brian Laundrie itu pada Selasa (23/11) waktu setempat.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (24/11/2021), mayat Laundrie ditemukan pada 20 Oktober lalu di sebuah cagar alam di Florida utara. Pria berusia 23 tahun itu menghilang pada bulan September, tak lama setelah polisi mencurigainya terlibat dalam kematian kekasihnya, Petito.

"Chris dan Roberta Laundrie telah diberitahu bahwa penyebab kematian adalah luka tembak di kepala dan cara kematiannya adalah bunuh diri," kata pengacara Steven Bertolino dalam sebuah pernyataan.

"Keduanya masih berduka atas kehilangan putra mereka dan berharap temuan ini membawa penyelesaian bagi kedua keluarga," imbuh pengacara tersebut.

Kasus Petito menyebabkan kegemparan media-media besar di Amerika Serikat selama berminggu-minggu. Wanita muda itu dan Laundrie telah meninggalkan New York pada bulan Juli untuk berkeliling Amerika Serikat bagian barat dengan truk pickup selama empat bulan setelah Petito berhenti dari pekerjaannya.

Selama berhari-hari, mereka memamerkan foto-foto di jejaring sosial di mana mereka terlihat tersenyum bahagia menikmati apa yang tampaknya seperti perjalanan darat yang indah.

Namun, pada 1 September, Laundrie kembali tanpa pacarnya ke North Port, Florida, tempat mereka berdua tinggal bersama keluarganya.

Sikapnya menimbulkan kecurigaan akan perannya dalam hilangnya selebgram berusia 22 tahun itu, terutama setelah dia menolak menjawab pertanyaan polisi dan kemudian melarikan diri pada 13 September.

Jasad Petito kemudian ditemukan pada 19 September di Taman Nasional Grand Teton Wyoming, dan pada 12 Oktober, polisi mengumumkan wanita itu telah dicekik sampai mati.

(ita/ita)