Biden 'Dibius', Kamala Harris Jabat Presiden AS Selama 1 Jam 25 Menit

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Sabtu, 20 Nov 2021 03:22 WIB
Democratic presidential candidate former Vice President Joe Biden speaks, Friday, Nov. 6, 2020, in Wilmington, Del., as Democratic vice presidential candidate Sen. Kamala Harris, D-Calif., listens. (AP Photo/Carolyn Kaster)
Kamala Harris (Foto: AP/Carolyn Kaster)
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Bidan mentransfer kekuasaan kepada wakilnya, Kamala Harris selama 1 jam 25 menit. Hal itu dilakukan karena Biden berada di bawah pengaruh bius untuk kolonoskopi sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan rutin.

Walaupun sebentar, Harris menjadi wanita pertama yang memegang kekuasaan presiden di Amerika Serikat. Dia juga mencetak sejarah sebagai wakil presiden wanita pertama.

Dilansir AFP, Sabtu (20/11/2021) Kantor pers Gedung Putih mengatakan bahwa surat resmi kepada Kongres yang menyatakan pemindahan kekuasaan sementara dikirim pada pukul 10.10 waktu setempat (15.10 GMT).

"Presiden melanjutkan tugasnya pada pukul 11.35," (16,35 GMT), Gedung Putih mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Sekretaris Pers Jen Psaki dalam akun Twitternya menulis bahwa Biden telah berbicara dengan Harris dan kepala stafnya dan "bersemangat." Dia tetap berada di fasilitas kepresidenan di rumah sakit Walter Reed untuk menyelesaikan "cek fisik rutinnya."

Menjadi orang tertua yang memegang kursi kepresidenan dalam sejarah AS, Biden masuk menjalani pemeriksaan medis pada malam ulang tahunnya yang ke-79.

Gedung Putih mengatakan hal itu sebagai "pemeriksaan fisik tahunan rutin,". Pemeriksaan ini adalah yang pertama bagi Biden sejak menjabat sebagai Presiden sejak Januari.

Meskipun pemerintah menekankan bahwa tidak ada yang aneh dalam kunjungan ke rumah sakit, kepergian Biden dengan iring-iringan mobil dari Gedung Putih Jumat pagi diumumkan pada menit terakhir.

Lantaran Biden dibius selama kolonoskopi, dia harus menyerahkan kekuasaan di bawah konstitusi. Dengan demikian, Kamala Harris (57), untuk sementara bertanggung jawab atas angkatan bersenjata AS dan gudang senjata nuklir.

Sambil memegang kendali presiden sementara, Kamala Harris terus "bekerja dari kantornya di Sayap Barat," kata Psaki.

Psaki menyebut bahwa pemindahan kekuasaan sementara yang serupa, "mengikuti proses yang ditetapkan dalam Konstitusi," telah dilakukan ketika presiden George W. Bush menjalani prosedur yang sama pada tahun 2002 dan 2007.

Tonton juga Video: Istri Jurnalis AS Masih Tertahan di Myanmar

[Gambas:Video 20detik]