Dihajar Corona Gelombang 5, Prancis Catat 20 Ribu Kasus Sehari

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 18 Nov 2021 16:47 WIB
COVID-19 masih menjadi pandemi global. Dan inilah 5 negara dengan kasus tertinggi dunia yaitu Amerika Serikat, India, Brasil, Prancis dan Turki.
ilustrasi (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Prancis mencatat lebih dari 20.000 kasus baru infeksi virus Corona yang dikonfirmasi pada Rabu (17/11) waktu setempat. Angka setinggi ini merupakan yang pertama kalinya sejak 25 Agustus lalu, seiring meningkatnya gelombang kelima wabah Corona di negeri Eropa tersebut.

Seperti diberitakan Reuters dan Channel News Asia, Kamis (18/11/2021), Kementerian Kesehatan Prancis melaporkan 20.294 kasus baru COVID-19 dalam sehari, sehingga total kasus kini menjadi 7,33 juta kasus.

Tingkat insiden COVID-19 di Prancis - jumlah kasus baru per minggu per 100.000 orang - kini naik lebih jauh menjadi 129, meskipun itu tetap jauh di bawah negara-negara tetangga seperti Jerman, Inggris dan Belgia di mana tingkat tersebut beberapa kali lebih tinggi.

Jumlah pasien virus Corona di rumah sakit Prancis naik lebih dari 10 persen dari minggu ke minggu untuk hari kedua berturut-turut, menjadi 7.663 pasien. Adapun jumlah pasien di ICU naik menjadi 1.300, peningkatan dua digit minggu ke minggu untuk hari ketiga.

Prancis juga melaporkan 56 kematian baru terkait COVID-19, sehingga totalnya kini menjadi lebih dari 118.000 kematian.

Juru bicara pemerintah Prancis, Gabriel Attal mengatakan sebelumnya bahwa Prancis sedang dilanda gelombang kelima virus Corona. Namun, dikatakannya bahwa tidak ada rencana tindakan pembatasan tambahan untuk saat ini.

Pemerintah Prancis berharap tingkat vaksinasi yang tinggi akan membatasi jumlah orang yang membutuhkan perawatan di rumah sakit karena penyakit tersebut.

Namun, penasihat ilmiah utama pemerintah Prancis, Jean-Francois Delfraissy juga mengatakan pada hari Rabu (17/11) bahwa pihak berwenang mungkin harus meminta perusahaan untuk kembali menerapkan work form home atau bekerja dari rumah.

Lihat juga Video: Khawatir Covid-19 Melonjak, Presiden Prancis Perketat Aturan

[Gambas:Video 20detik]



(ita/ita)