Israel Gelar Latihan Angkatan Udara Terbesar, Diikuti AS Cs dan India

Mutia Safira - detikNews
Selasa, 26 Okt 2021 11:43 WIB
Israeli F-15 fighter jets escort an American B-52 bomber through Israeli airspace on March 7, 2021. (Israel Defense Forces)
ilustrasi jet tempur Israel (Foto: Israel Defense Forces via The Times of Israel)
Jakarta -

Israel menggelar latihan Angkatan Udara terbesarnya pada pekan ini, yang diikuti oleh beberapa negara Barat dan India. Kepala Angkatan Udara Uni Emirat Arab dijadwalkan menginspeksi latihan tersebut.

Seperti dilansir dari kantor berita AFP, Selasa (26/10/2021), Kepala Operasi Angkatan Udara Israel, Amir Lazar mengatakan pada wartawan bahwa latihan itu "tidak berfokus pada Iran". Namun, para pejabat militer Israel tak mengelak bahwa republik Islam tersebut tetap menjadi ancaman strategis utama Israel dan fokus sebagian besar perencanaan militernya.

Israel telah mengadakan latihan militer yang diberi nama "Blue Flag" tersebut setiap dua tahun sejak 2013 di Gurun Negev.

Beberapa latihan pendahuluan dimulai minggu lalu.

Negara-negara yang ambil bagian tahun ini di antaranya termasuk Prancis, Amerika Serikat, Jerman serta Inggris.

Dengan lebih dari 70 jet tempur -- termasuk Mirage 2000, Rafale dan F-16 -- dan sekitar 1.500 personel yang terlibat, latihan tersebut menjadi latihan terbesar yang pernah diadakan di Israel, ujar Lazar kepada wartawan di pangkalan udara Ovda selatan.

Ibrahim Nasser Mohammed Al Alawi, Komandan Angkatan Udara Uni Emirat Arab (UEA), mendarat di Israel pada Senin (25/10).

Walau pesawat tempur UEA tidak berpartisipasi dalam latihan ini, Lazar mengatakan bahwa kunjungan pemimpin Angkatan Udara UEA tersebut "sangat signifikan".

Lihat Video: Bertemu Kamala Harris, Israel Bicara soal Hak Hidup Warga Palestina-Nuklir Iran

[Gambas:Video 20detik]