Israel Akan Bangun 1.355 Permukiman di Tepi Barat, Palestina Mengecam!

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 15:14 WIB
A general view picture shows home in the Israeli outpost of Palgey Maim, in the occupied West Bank February 6, 2017. REUTERS/Baz Ratner
Ilustrasi (dok. REUTERS/Baz Ratner)

Sementara itu, Israel pada Minggu (24/10) waktu setempat, menegaskan bahwa rencana AS membuka kembali misi diplomatik untuk Palestina di Yerusalem tidak akan bisa terwujud.

Penegasan itu disampaikan setelah Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, bulan ini menyatakan rencana Washington untuk membuka kembali Konsulat AS di Yerusalem sebagai bagian dari upaya untuk memperbaiki hubungan Palestina.

Seperti diketahui bersama, Konsulat AS di Yerusalem dimasukkan ke dalam bagian Kantor Kedutaan Besar AS untuk Israel sejak 2018. Saat itu Kedutaan Besar AS dipindahkan oleh pemerintahan mantan Presiden Donald Trump dari Tel Aviv ke Yerusalem. Pemindahan itu dipuji oleh Israel dan dikutuk oleh Palestina.

Israel menganggap seluruh Yerusalem sebagai ibu kota yang tidak terbagi dan mengatakan tidak akan setuju untuk membuka kembali konsulat untuk Palestina. Sementara, orang-orang Palestina menginginkan bagian Timur kota Yerusalem sebagai bagian dari negara mereka di masa depan.


(nvc/ita)