Polandia Kerahkan 6 Ribu Tentara di Perbatasan Belarus untuk Hentikan Migran

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 20 Okt 2021 03:46 WIB
Turkish forces are deployed to the border area as part of efforts to control the flow of fighters and weapons to the civil war (AFP Photo/Bulent Kilic)
Ilustrasi tentara (Foto: AFP Photo/Bulent Kilic)
Warsawa -

Polandia memiliki 6 ribu tentara yang dikerahkan di sepanjang perbatasan dengan Belarusia. Para tentara itu dikerahkan untuk membantu menghentikan masuknya migran.

"Hampir 6.000 tentara dari divisi 16, 18 dan 12 bertugas di perbatasan Polandia-Belarusia," kata Menteri Pertahanan Mariusz Blaszczak, seperti dilansir dari AFP, Rabu (20/10/2021).

"Tentara memberikan dukungan kepada penjaga perbatasan dengan melindungi perbatasan negara dan tidak membiarkannya dilintasi secara ilegal," tambahnya.

Ribuan migran--kebanyakan dari Timur Tengah--telah menyeberang atau mencoba menyeberang dari Belarusia ke negara-negara Uni Eropa Timur sejak musim panas. Uni Eropa menduga ini adalah upaya yang dikoordinasikan oleh rezim Belarusia sebagai pembalasan terhadap sanksi Uni Eropa dan menyebut penggunaan migran sebagai serangan hibrida.

Penjaga perbatasan melaporkan ratusan percobaan penyeberangan terjadi setiap hari. Mereka menuduh penjaga perbatasan Belarusia membantu para migran untuk menyeberang.

Pemerintah telah menerapkan keadaan darurat yang melarang wartawan dan pekerja kemanusiaan dari daerah tersebut. Tembok perbatasan pun direncanakan akan dibangun.

Badan amal telah mengkritik pendekatan garis keras pemerintah, khususnya kebijakan penolakannya, dan telah memperingatkan bahaya yang meningkat bagi migran rentan yang melintasi hutan dalam cuaca dingin yang membekukan.

(fas/fas)