20 Orang Dibui terkait Ambruknya Hotel Karantina COVID di China

Mutia Safira - detikNews
Selasa, 19 Okt 2021 17:24 WIB
Ilustrasi sidang (Reuters)
Ilustrasi (dok. Reuters)
Beijing -

Pengadilan China menjatuhkan hukuman penjara terhadap 20 orang terkait praktik korupsi yang dianggap berperan dalam ambruknya sebuah hotel karantina virus Corona (COVID-19) tahun lalu. Insiden itu memicu kemarahan publik soal buruknya standar bangunan di negara tersebut.

Seperti dilansir AFP, Selasa (19/10/2021), sedikitnya 29 orang tewas dan 50 orang lainnya luka-luka setelah Hotel Xinjia yang ada di kota Quanzhou ambruk pada Maret 2020. Saat ambruk, hotel dengan 66 kamar itu tengah dipakai menampung puluhan orang yang diwajibkan menjalani karantina Corona usai bepergian ke wilayah lain yang terdampak COVID-19, sebagai bagian dari tindakan ketat otoritas China dalam mengendalikan penyebaran Corona.

Penyelidikan resmi mendapati bahwa tiga lantai telah ditambahkan secara ilegal ke dalam struktur bangunan yang awalnya empat lantai itu. Auditor keselamatan juga diketahui telah bekerja sama dengan pemilik hotel untuk membuat laporan palsu soal bangunan tersebut.

Sang pemilik hotel, Yang Jinqiang, dijatuhi hukuman 20 tahun penjara atas dakwaan menyebabkan kecelakaan serius, memalsukan dokumen resmi dan memberikan suap. Demikian seperti tertuang dalam pernyataan online dari pengadilan Quanzhou pada Minggu (17/10) waktu setempat.

Sebanyak 12 orang terdakwa lainnya dijatuhi hukuman penjara beragam, mulai dari dua setengah tahun penjara hingga 13 tahun penjara untuk pelanggaran serupa.

Selain itu, tujuh pejabat publik dijatuhi hukuman penjara mulai dari dua tahun penjara hingga lebih dari enam tahun penjara untuk berbagai tindak kejahatan, termasuk menerima suap dan melalaikan tugas.

Pengguna media sosial mengecam banyaknya kasus gedung-gedung yang dibangun dengan buruk di China yang diketahui sering ambruk.

Diketahui bahwa insiden gedung ambruk atau berbagai insiden lainnya terkait bangunan, cukup sering terjadi di China, yang seringkali disebabkan oleh standar konstruksi yang lemah atau korupsi. Pada Juli lalu, sebuah hotel berbujet rendah di kota Suzhou ambruk dan menewaskan 17 orang.

(nvc/nvc)