Rumah Sakit di Roma Dipenuhi Pasien Corona yang Belum Divaksin

Isal Mawardi - detikNews
Kamis, 14 Okt 2021 03:53 WIB
Italia jadi salah satu negara dengan jumlah kasus COVID-19 yang cukup tinggi di luar China. Petugas medis di negara itu bahu membahu rawat pasien virus corona.
Ilustrasi pasien Corona di rumah sakit (Foto: AP Photo)
Roma -

Rumah sakit di Roma, Italia, dipenuhi oleh pasien Corona yang belum divaksin. Beberapa di antaranya ada yang anti-vaksin.

Dilansir dari AFP, seorang pasien bernama Francesco (41) mengatakan secara terang-terangan ia menentang vaksin COVID-19.

"Vaksin itu tidak menginspirasi kepercayaan diri, tetapi sayangnya kami harus melakukannya, karena bagaimanapun itu (divaksin COVID-19) satu-satunya hal yang dapat membantu pada tahap pandemi ini," katanya kepada AFP, Kamis (14/10/2021).

Salah seorang pasien lainnya, Salvatore (55) mengatakan ia sangat mendukung vaksinasi. Namun, ia hingga kini belum mendapatkan vaksin COVID-19 karena mengidap penyakit yang tidak memperbolehkan divaksin.

"Dalam waktu beberapa jam, saya berubah dari orang yang penuh vitalitas menjadi karung kosong, kehilangan kekuatan," kata Salvatore.

Di rumah sakit ICC (Institute of Clinical Cardiology) Casalpalocco, terdapat 19 pasien COVID-19 yang dirawat di unit perawatan intensif (ICU). 17 dari 19 pasien itu belum divaksin COVID-19.

"Hampir 90 hingga 95 persen di ICU kami tidak divaksinasi," ujar direktur medis rumah sakit ICC Casalpalocco, Roberto Mezzanotte, kepada AFP.

Sebuah analisis menyebutkan bahwa 69 persen COVID di Italia belum divaksin. "Pasien di ICU sebagian besar tidak divaksinasi. Dan ini adalah yang paling berisiko, mereka yang kondisinya lebih mudah memburuk dan membutuhkan intubasi dan bantuan pernapasan," kata Mezzanotte.

Simak juga Video: Di Italia, Pengungsi Afghanistan Langsung Dapat Vaksin-Tempat Tinggal

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)