Eropa Janjikan Bantuan Rp 16,4 T untuk Afghanistan, Tapi Bukan ke Taliban

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 13 Okt 2021 10:04 WIB
Afghans wait in front of a bank as they try to withdraw money in Kabul, Afghanistan, Sunday, Sept. 12, 2021. (AP Photo/Bernat Armangue)
Ilustrasi -- Warga Afghanistan (dok. AP Photo/Bernat Armangue)
Brussels -

Uni Eropa menjanjikan paket bantuan 1 miliar Euro (Rp 16,4 triliun) untuk Afghanistan dalam pertemuan negara G20 yang digelar secara virtual. Paket bantuan itu mencakup dana untuk kebutuhan kemanusiaan yang mendesak dan untuk negara-negara tetangga yang menampung warga Afghanistan yang kabur dari Taliban.

Seperti dilansir AFP, Rabu (13/10/2021), pertemuan G20 itu berlangsung pada waktu yang sama dengan dialog langsung antara Taliban dengan delegasi gabungan Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS) di Qatar pada Selasa (12/10) waktu setempat.

Kedua pertemuan terpisah itu memiliki pesan yang sama untuk Taliban, yakni dunia berkomitmen untuk memberi bantuan kemanusiaan untuk warga Afghanistan yang menderita dan agar Afghanistan tidak menjadi basis kelompok militan.

Taliban diketahui tengah mencari pengakuan negara-negara lain, juga bantuan untuk menghindari bencana kemanusiaan di Afghanistan, setelah mereka kembali berkuasa pada Agustus lalu.

Presiden Komisi Uni Eropa, Ursula von der Leyen, menjelaskan bahwa bantuan untuk Afghanistan dimaksudkan 'untuk mencegah keruntuhan besar kemanusiaan dan sosial-ekonomi'.

Lebih lanjut, Von der Leyen menegaskan bahwa dana bantuan itu menjadi 'dukungan langsung' untuk rakyat Afghanistan dan akan disalurkan ke organisasi-organisasi internasional, bukan ke pemerintahan interim Taliban yang tidak diakui oleh Uni Eropa.

"Kami sudah memperjelas soal persyaratan kami untuk setiap keterlibatan dengan otoritas Afghanistan, termasuk dalam menghormati hak asasi manusia," tegasnya.

Tonton juga Video: Hak Perempuan Afghanistan Dirampas Taliban, Sekjen PBB Khawatir

[Gambas:Video 20detik]