Round-Up

Cara Kim Jong-Un Tuding AS-Korsel di Antara Rudal Antarbenua

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 12 Okt 2021 20:40 WIB
In this photo provided by the North Korean government, North Korean leader Kim Jong Un speaks during a parliament meeting in Pyongyang, North Korea Wednesday, Sept. 29, 2021. Independent journalists were not given access to cover the event depicted in this image distributed by the North Korean government. The content of this image is as provided and cannot be independently verified. (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)
Foto: Kim Jong Un (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)
Jakarta -

Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-Un menuding Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan menciptakan permusuhan. Tudingan itu dilontarkan Kim saat berdiri di antara rudal antarbenua.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (12/10/2021), Kim Jong-Un menegaskan saat berpidato dalam Pameran Pengembangan Pertahanan di Pyongyang pada Senin (11/10) waktu setempat, bahwa Korut hanya meningkatkan militernya untuk pertahanan diri dan bukan untuk memulai perang.

"Kami tidak membahas perang dengan siapapun, melainkan untuk mencegah perang itu sendiri dan secara harfiah meningkatkan pencegahan perang untuk melindungi kedaulatan nasional," tegas Kim Jong-Un seperti dilaporkan kantor berita resmi Korut, Korean Central News Agency (KCNA).

Ditambahkan Kim Jong-Un bahwa musuh utama Korut adalah 'perang itu sendiri'.

Pernyataan itu disampaikan Kim Jong-Un sambil berdiri di antara persenjataan Korut, termasuk rudal balistik antarbenua (ICBM). Foto yang dirilis surat kabar Korut, Rodong Sinmun, menunjukkan rudal Hwasong-16, rudal ICBM terbesar Korut, ada di antara persenjataan itu. Rudal Hwasong-16 diungkap dalam parade militer pada Oktober 2020 lalu, namun belum pernah diuji coba.

Korut dan negara tetangganya, Korsel, terlibat kompetisi persenjataan yang semakin meningkat, dengan kedua negara meningkatkan uji coba rudal balistik jarak dekat yang semakin canggih dan perangkat keras lainnya.

Korsel baru-baru ini sukses pertama kali menguji tembak rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam. Negara ini berencana membangun sejumlah persenjataan baru termasuk kapal induk dan telah membeli beberapa jet tempur siluman F-35 buatan AS.

Lihat juga video 'Kim Jong un Tawarkan Korsel Dialog Demi Pemulihan Hubungan':

[Gambas:Video 20detik]