Polisi Tembak Gas Air Mata Bubarkan Pendemo Anti-Vaksin di Yunani

Isal Mawardi - detikNews
Minggu, 12 Sep 2021 00:49 WIB
Greek police use tear gas and water cannons to disperse anti-vaccine protesters during a rally at Syntagma square, central Athens, on Wednesday, July 21, 2021. Thousands of people protested against Greek governments measures to curb rising COVID-19 infections and drive up vaccinations in the country where almost 50% of Greeks and country residents have received at least one dose of the vaccine. (AP Photo/Yorgos Karahalis)
Ilustrasi, demonstrasi di Yunani (Foto: AP/Yorgos Karahalis)
Athena -

Aksi unjuk rasa anti-vaksin terjadi di Yunani. Polisi melepaskan tembakan gas air mata ke arah pendemo menjelang pidato dari Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis.

Dilansir dari AFP, terdapat 1.000 pengunjuk rasa yang berkerumun. Polisi membubarkan massa dengan menembak gas air mata serta water canon.

Massa kocar-kacir. Beberapa pendemo ada yang memilih bertahan.

Unjuk rasa itu perihal penolakan terhadap aturan otoritas Yunani. Dimana, seluruh petugas kesehatan wajib seluruhnya divaksinasi COVID-19.

Jika tidak divaksin, maka sanksi akan menanti. Ancaman hukumannya berupa skors.

Transportasi udara, laut, dan darat juga semakin diperketat. Vaksinasi menjadi salah satu syarat yang diberlakukan pemerintah Yunani jika warganya hendak menggunakan transportasi umum.

Diketahui, ada 14 ribu warga Yunani yang meninggal dunia karena COVID-19. Lebih dari setengah dari 11 juta penduduk Yunani telah divaksinasi 2 kali dosis.

(isa/isa)