Mumbai Bersiap Gelar Festival Terbesar Saat Corona Melonjak

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 09 Sep 2021 19:04 WIB
Hindu devotees gather on the banks of the Ganges River on the day of Shahi Snan (Royal Bath) during the ongoing religious Kumbh Mela festival, in Haridwar on April 12, 2021. (Photo by Money SHARMA / AFP)
Ilustrasi (dok. AFP/MONEY SHARMA)
New Delhi -

Mumbai yang merupakan ibu kota finansial India bersiap menggelar festival terbesar di tengah lonjakan kasus virus Corona (COVID-19). Kasus harian Corona di negara ini naik dua kali lipat dalam waktu kurang dari sebulan, meskipun otoritas setempat menerapkan langkah pembatasan untuk mencegah lonjakan lebih lanjut.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (9/9/2021), aktivitas pasar di India terpantau ramai dan jalanan dipenuhi kerumunan orang yang mempersiapkan diri untuk menghadapi festival Ganesh Chaturthi yang akan berlangsung 11 hari. Festival yang merayakan Dewa Ganesha ini akan dimulai Jumat (10/9) besok.

Kasus harian Corona di kota Mumbai yang sempat mencapai angka terendah dengan 190 kasus pada 16 Agustus lalu, terdeteksi melonjak hingga 530 kasus dalam sehari pada Rabu (8/9) waktu setempat, menurut data pemerintah.

Mumbai mencatat momen puncak dengan 11.000 kasus saat gelombang kedua Corona menerjang India tahun ini, namun berhasil mencapai pemulihan dan pengendalian virus.

Kebanyakan pembatasan Corona di Mumbai telah dicabut, termasuk pembatasan layanan kereta api lokal yang terkenal padat. Kini, layanan kereta api setempat terbuka untuk para pelancong yang telah divaksinasi Corona sepenuhnya.

Namun saat festival Ganesh Chaturthi semakin dekat, otoritas Mumbai kembali menerapkan pembatasan terbaru untuk prosesi publik dan membatasi jumlah orang di pandal umum -- semacam struktur bangunan sementara yang dibangun untuk melindungi kuil.

Sebelum wabah Corona melanda, ribuan orang memadati jalanan untuk berdoa kepada ogoh-ogoh Dewa Ganesha, yang ditempatkan di hampir setiap sudut jalanan oleh penyelenggara dan politikus setempat. Pada hari terakhir, ogoh-ogoh itu dibenamkan ke lautan.