Varian Delta Mengganas, China Catat Lonjakan Corona Tertinggi Sejak Januari

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 15:10 WIB
Beijing -

Otoritas China melaporkan lonjakan kasus virus Corona (COVID-19) tertinggi sejak Januari lalu, saat wabah terbaru yang dipicu varian Delta semakin meluas.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (4/8/2021), penyebaran cepat varian Delta kini terdeteksi di belasan wilayah dan provinsi setempat sejak akhir Juli lalu, saat muncul klaster penularan terbaru di kota Nanjing, Provinsi Jiangsu, yang berawal dari sembilan pekerja kebersihan bandara yang dinyatakan positif Corona.

Klaster penularan itu menyebar luas ke berbagai wilayah lainnya, termasuk Beijing dan Wuhan yang menjadi lokasi awal terdeteksinya Corona pada akhir tahun 2019. Otoritas kota Wuhan bahkan melakukan tes Corona massal terhadap seluruh 11 juta warganya usai mendeteksi sejumlah kasus baru dalam setahun terakhir.

Otoritas kesehatan China dalam data terbarunya melaporkan 71 kasus penularan lokal -- penularan terjadi di tengah masyarakat -- tercatat dalam sehari, atau sepanjang Selasa (3/8) waktu setempat. Angka ini mencetak rekor tambahan kasus harian tertinggi sejak 30 Januari lalu.

Negara ini juga melaporkan tambahan 25 kasus impor, atau kasus Corona yang penularan terjadi di luar negeri, dalam sehari. Dengan demikian, secara keseluruhan ada 96 kasus baru Corona yang tercatat sepanjang Selasa (3/8) waktu setempat.

Total keseluruhan ini meningkat dibandingkan sehari sebelumnya, dengan 90 kasus dalam satu hari. Jumlah tambahan kasus harian Corona di China diketahui mengalami peningkatan selama lima hari berturut-turut sejak 30 Juli lalu.

Selain kasus penularan lokal dan kasus impor, yang dikategorikan sebagai kasus bergejala, otoritas China juga mencatat 27 kasus baru tanpa gejala atau asymptomatic. China tidak memasukkan kasus-kasus tanpa gejala ke dalam data penghitungan resminya.